ADVERTISEMENT

Biar BUMN Nggak Jadi Dinosaurus, Erick Thohir Mau 'Kawinkan' dengan Startup

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 23 Agu 2022 12:34 WIB
Ketua Umum KOI, Erick Thohir, saat memberikan keterangan terkait pengamanan penyelenggaraan Asian Games 2018, di Kantor KOI, Jakarta, Jumat (15/01/2016). Erik Thohir dengan tegas menyatakan kalau KOI dan 41 pengurus cabang olahraga di Indonesia sama sekali tidak terpengaruh dengan gangguan kecil yang sempat melanda Ibu Kota. Rengga Sancaya/detikcom.
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Kementerian BUMN secara resmi meluncurkan BUMN Startup Day 2022. Acara yang akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta pada 27-28 September 2022 ini akan menjadi ajang kolaborasi antara BUMN dengan perusahaan rintisan (startup).

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, Indonesia akan memiliki ekonomi digital senilai Rp 4.800 triliun pada tahun 2030. Ekonomi digital Indonesia akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

"Kelas menengah kita jumlahnya akan 145 juta dan akan terus tumbuh," kata Erick dalam peluncuran BUMN Startup Day, Selasa (23/8/2022).

Hal itu pun akan menimbulkan pertanyaan yakni di mana posisi Indonesia. Apakah Indonesia menjadi pemain dalam ekonomi digital, penonton, atau hanya komentator.

Maka itu, ia pun menekankan tranformasi pada BUMN. Tranformasi itu pun berkaca pada perubahan yang terjadi saat ini.

"Ini kenapa saya selalu tekankan transformasi yang ada BUMN selalu mengaca apa yang terefleksikan perubahan yang terjadi saat ini," ujarnya.

Erick juga menekankan, BUMN tidak boleh menjadi dinosarus. Dinosaurus mengacu pada hewan purba yang telah punah.

"Saya selalu menekankan BUMN tidak boleh menjadi dinosaurus karena itu kita terus beradaptasi," katanya.

(acd/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT