ADVERTISEMENT

Mau Dapat Tiket Pesawat Murah? Belinya Senin-Kamis, Jam Terbang Siang!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 25 Agu 2022 20:52 WIB
beli tiket pesawat
Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta -

Pemerintah mengimbau masyarakat membeli tiket pesawat di jam-jam penerbangan sepi. Hal ini dilakukan agar bisa mendapatkan tiket dengan harga yang lebih murah.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan ada empat hari dalam seminggu yang trafik penerbangannya sepi. Mulai hari Senin hingga Kamis, waktu terbangnya adalah siang hari.

"Biasanya hari Senin sampai Kamis, biasanya siang hari," ujar Budi Karya ditemui wartawan di Menara BNI Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2022).

Menurutnya dengan terbang di waktu trafik sepi, maskapai yang menurunkan harga bisa tetap mendapatkan keuntungan. Karena harga yang murah dapat menarik masyarakat untuk terbang. Hal ini lah yang bisa menetralisasi harga tiket mahal.

Di satu sisi, penumpang mendapatkan harga tiket murah, maskapai pun tak terbebani pendapatannya dengan harga tiket yang murah.

"Jadi dikasih harga yang kompetitif sama BNI. Secara tak langsung tadinya kosong terus ada penumpang, sehingga maskapai uangnya bertambah karena salesnya bertambah. Ini bisa mengurangi atau netralisir tarif di hari weekend," kata Budi Karya.

Di sisi lain, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo pun mengimbau masyarakat membeli tiket pesawat di jam sepi.

"Jadi sekarang kita utamakan bagaimana menjual tiket pesawat di jam-jam non peak hour. Hari-hari tertentu seperti Senin atau Kamis, itu kan tidak ramai. Jadi kita akan dorong supaya masyarakat beli di hari itu," ujar Kartika ditemui di tempat yang sama.

Menurutnya, BNI sebagai BUMN telah bekerja sama dengan berbagai maskapai memberikan diskon tiket besar di waktu-waktu penerbangan sepi. Di sisi lain, maskapai pelat merah macam Garuda juga sudah banyak memberikan tarif promo.

(hal/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT