Perempuan Cuti Hamil Bisa Tetap Dibayar, Ini Contohnya

ADVERTISEMENT

Perempuan Cuti Hamil Bisa Tetap Dibayar, Ini Contohnya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 01 Sep 2022 16:58 WIB
Pregnant belly and a beer belly against each other together close up, holding bellies by both hands side view, couple goals concept.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Nilanka Sampath
Jakarta -

Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) menegaskan mendukung penuh program pemerintah dalam pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif. Anggota APPNIA telah berkontribusi dalam upaya percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan akan terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan status gizi dan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

"APPNIA menyadari pentingnya manfaat ASI Eksklusif dan juga keberadaan orang tua setidaknya di 1000 hari pertama kehidupan, khususnya bagi ibu yang perlu memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. Sebagai wujud dukungan, perusahaan anggota APPNIA telah menerapkan kebijakan dan program yang memungkinkan orang tua baru untuk membersamai bayinya. Seperti cuti berbayar selama 3 sampai 6 bulan dan dukungan nutrisi bagi ibu menyusui, penyediaan ruang Laktasi, serta edukasi dan pendampingan tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan," ucap Ketua APPNIA Vera Galuh Sugijanto, Kamis (1/9/2022).

Sebagai informasi, pada minggu pertama di bulan Agustus 2022 merupakan perayaan Pekan Air Susu Ibu (ASI) Sedunia yang diadakan dari tanggal 1 sampai tanggal 7 Agustus. Pekan ASI Sedunia dirayakan secara global dan juga serentak secara nasional di Indonesia. Dikutip dari laman resmi worldbreastfeedingweek.org, tema pada Pekan Menyusui Sedunia 2022 adalah Menyusui merupakan kunci dalam menentukan strategi pembangunan berkelanjutan pasca pandemi. Perayaan Pekan ASI 2022 didukung dengan tagar #WBW2022. Adapun tema Pekan ASI Nasional, yaitu "Literasi dan dukungan para pihak dalam mendukung keberhasilan menyusui".

Disampaikan Vera, salah satu wujud konkrit atas dukungan APPNIA terhadap ASI Eksklusif adalah bahwa sebagian besar perusahaan anggota APPNIA telah menerapkan kebijakan cuti melahirkan bagi ibu bekerja selama 3 sampai 6 bulan agar ibu dapat mengupayakan pemberian ASI eksklusif bagi bayinya dan juga penyediaan Ruang Laktasi pada kantor dan pabrik perusahaan anggota APPNIA.

Harapannya, inisiatif dalam bentuk kebijakan dan program yang telah diterapkan dalam perusahaan anggota APNNIA dapat membantu para karyawan yang sedang hamil dan menyusui agar dapat memberikan ASI eksklusif dengan optimal.

"Karena kami sadar bahwa gizi yang baik di awal kehidupan anak akan menciptakan anak Indonesia yang sehat, tangguh, cerdas,serta terbebas dari stunting," tegas Vera.

Memperingati Pekan ASI Sedunia 2022, APPNIA terus memperkuat kebijakan dan melakukan berbagai program untuk memastikan hak-hak karyawan dan anak terpenuhi, melalui pemberian cuti melahirkan berbayar selama 6 bulan bagi karyawan perempuan, penyediaan ruang laktasi untuk memerah ASI, hingga edukasi dan dukungan psikologi bagi karyawan.

Kebijakan parental leave berupa cuti berbayar selama 3 bulan karyawan perempuan dan cuti selama 10 hari bagi karyawan pria jika istrinya melahirkan. Bahkan beberapa anggota APPNIA berinisiatif untuk menerapkan cuti yang lebih panjang yaitu 6 bulan dan berbayar untuk karyawan perempuan. Penyediaan ruang laktasi yang nyaman di tempat bekerja dan juga flexible working arrangement untuk memerah ASI," ucap Vera.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT