RI Punya Pelampung Suar Baru, Jadi Seperti Apa?

ADVERTISEMENT

RI Punya Pelampung Suar Baru, Jadi Seperti Apa?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 08 Sep 2022 15:05 WIB
Gedung Kementrian Perhubungan RI
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Distrik Navigasi Kelas II Semarang meluncurkan desain baru/redesain pelampung suar dengan desain yang lebih efisien, efektif, serta biaya manufaktur yang lebih ekonomis. Hal ini merupakan wujud upaya pelaksanaan tugas dan fungsi kenavigasian dalam mewujudkan keselamatan dan keamanan pelayaran di Perairan Indonesia.

Peluncuran redesain pelampung suar ini dilaksanakan sebagai rangkaian acara Seminar Kenavigasian yang digelar oleh Distrik Navigasi Kelas II Semarang di Hotel Patra Semarang, Jawa Tengah pada hari ini (8/9).

Membuka Seminar, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha menyampaikan bahwa pelaksanaan fungsi kenavigasian memiliki peranan yang sangat strategis dalam mewujudkan keselamatan dan keamanan pelayaran di Perairan Indonesia. Oleh karena itu, kegiatan kenavigasian yang meliputi kegiatan yang berkaitan dengan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), Telekomunikasi Pelayaran (Telkompel), Hidrografi, serta Alur dan Perlintasan harus dapat dilaksanakan dengan baik serta memenuhi ketentuan nasional dan internasional demi terciptanya keselamatan dan keamanan pelayaran.

Untuk itu, selain peningkatan Sumber Daya Manusia, tidak kalah penting bagi para pelaku di bidang kenavigasian untuk terus meningkatkan kreativitas dan mengembangkan inovasi dalam rangka peningkatan kemampuan dan kehandalan di bidang SBNP.

"Saya mengapresiasi inovasi-inovasi yang telah dilakukan dalam upaya meningkatkan keselamatan pelayaran, seperti yang telah dilakukan oleh Distrik Navigasi Kelas II Semarang, yang hari ini melaunching redesain pelampung suar dengan desain yang lebih efisien, efektif, serta biaya manufaktur yang lebih ekonomis," kata Dirjen Arif.

Hal ini menurut Dirjen Arif, juga sejalan dengan tema yang diangkat pada Seminar Kenavigasian pada hari ini, yaitu "Navigasi yang Berinovasi dalam Mewujudkan Hospitable Spirit Ditjen Perhubungan Laut". Tema ini, menurutnya mengusung himbauan dan harapan agar seluruh Distrik Navigasi dapat terus meningkatkan kreativitas dalam berinovasi melakukan pengembangan teknologi kemaritiman demi mewujudkan keselamatan pelayaran.

Dirjen Arif berharap Seminar kenavigasian yang diselenggarakan pada hari ini dapat menjadi sarana bertukar infomasi dan pengetahuan tentang perkembangan kenavigasian di Indonesia dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing.

"Selain itu, sesuai dengan tema yang diusung, saya berharap semua yang hadir di sini dapat semakin termotivasi dan memaknai tugas dan peran kita sesuai dengan service value atau nilai pelayanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, yaitu Hospitable Spirit atau "Jiwa yang Melayani," yang berarti insan Perhubungan Laut siap menjalankan setiap tugas dan pelayanan dengan sepenuh hati," tukasnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT