ADVERTISEMENT

Transportasi Udara Buat Logistik Mau Digeber di Sulteng, Ini Rencananya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 19 Sep 2022 21:15 WIB
An Airbus A320 airplane takes off from a runway at Ronald Reagan Washington National Airport in Arlington, Virginia, September 23, 2013. AFP PHOTO / Saul LOEB
Ilustrasi/Foto: Saul Loeb/AFP
Jakarta -

Untuk pengembangan transportasi di Tanah Air, Kadin Indonesia berupaya membangun sarana dan prasarana di seluruh Indonesia. Hal ini demi meningkatnya ekonomi di suatu daerah.

Ada banyak daerah yang potensi transportasinya masih sangat besar, seperti Sulawesi Tengah. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan Denon Prawiraatmadja mengungkapkan penandatanganan ini diharapkan bisa menjadi titik awal yang baik untuk mengembangkan dan memajukan transportasi dan elemen pendukungnya di Provinsi Sulawesi Tengah.

"Kerja sama ini sebagai peran nyata dari Kadin Indonesia bidang Perhubungan dalam membangun daerah-daerah di seluruh Indonesia. Kami juga merencanakan kunjungan ke Sulawesi Tengah untuk melihat potensi industri transportasi serta memanfaatkan peluang-peluang usaha yang di daerah tersebut," jelas dia dalam keterangannya, ditulis Senin (19/9/2022).

Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan kesepakatan antara pihaknya dengan Pemprov Sulteng ini termasuk dalam salah satu dari program kerja Kadin Indonesia di 4 Pilar, yaitu Pilar Ekonomi Daerah. Dengan tujuan kerja sama ini yang utama adalah bagaimana kedua belah pihak bisa bersama-sama mengembangkan ekonomi di suatu daerah, mulai dari tingkat di bahwa yaitu desa hingga kabupaten dan provinsi.

"Diketahui bahwa yang paling penting dari pengembangan ekonomi suatu daerah yaitu supply chain. Dengan ada sistem tersebut maka jaringan antara perusahaan dan pemasoknya untuk memproduksi dan mendistribusikan produk tertentu kepada pembeli akhir. Di mana supply chain tersebut adalah bicara tentang logistik dan akan lebih sulit mengembangkan logistik jika kita tidak memiliki konektivitas," katanya.

Selain itu, kata Arsjad, dengan ada kerja sama ini diharapkan bisa melahirkan pengusaha dari daerah tersebut, hal ini bertujuan untuk melakukan pemerataan, sehingga pengusaha tidak hanya di pusat dan di pulau Jawa saja, namun bisa lahir di pelosok seperti di Sulawesi Tengah. Jika sudah ada pengusaha dari daerah nanti tinggal Kadin Indonesia sebagai wadah dari para pengusaha untuk mempertemukannya sehingga bisa terjadi kerja sama yang saling menguntungkan.

Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura mengatakan kerja sama ini merupakan harapan dan rencana dari pihaknya dalam membangun Sulawesi Tengah. Selama ini pihaknya menjadi pengirim segala logistik dan kebutuhan yang diperlukan oleh hampir seluruh Pemerintah Provinsi di Kalimantan. Untuk ini pihaknya membutuhkan alat transportasi yang memadai, mulai dari moda darat, laut, udara, dan penyeberangan.

"Kami melihat yang penting saat ini adalah transportasi udara. Sebab dengan adanya moda pesawat akan mempercepat pengiriman logistik yang merupakan hasil bumi dan unggulan dari daerah kami baik untuk dikirim ke dalam negeri ataupun di ekspor keluar negeri," ujar dia.

Rusdy juga menjelaskan bahwa potensi alam di Sulawesi Tengah adalah hasil bumi yang sangat besar seperti gas, emas nikel, tembaga, galena dan batu kerikil. Untuk ini pihaknya membutuhkan dukungan dari Kadin Indonesia dalam menyiapkan transportasi laut berupa kapal tongkang dan pendukung lainnya.

(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT