Harga Beras Naik Rp 1.000/Kg, Pedagang Minta Bulog Gelontorkan Stok

ADVERTISEMENT

Harga Beras Naik Rp 1.000/Kg, Pedagang Minta Bulog Gelontorkan Stok

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Selasa, 20 Sep 2022 19:45 WIB
Pemerintah berencana impor beras 1 juta ton. Dirut Perum Bulog Budi Waseso pun buka-bukaan soal kondisi ratusan ribu ton beras impor yang belum terpakai.
Beras/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pedagang pasar mengungkap ada kenaikan harga beras dalam beberapa waktu belakangan. Harga beras rata-rata naik Rp 500 sampai Rp 1.000 per kg.

Kenaikan harga ini dikhawatirkan akan memicu inflasi. Belum lagi ada dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak subsidi yang baru ditetapkan pemerintah beberapa waktu lalu.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sudaryono menjelaskan, pemerintah patut mewaspadai tren kenaikan harga beras yang bisa makin meningkat seiring naiknya harga BBM subsidi.

"Kenaikan ini tidak bisa dibiarkan meski kenaikan belum terlihat signifikan namun kenaikan ini perlahan tapi pasti. Jika dibiarkan oleh pemerintah akan memicu inflasi secara nasional," kata Sudaryono di Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Sudaryono menuturkan, harga beras kualitas bawah dua pekan lalu masih di harga Rp 10.000 per kilogram, kini harganya naik menjadi Rp 10.500 hingga Rp 11.000 per kilogram. Sementara untuk stok beras, menurut pedagang sangat melimpah dan pasokan dari distributor juga lancar.

"Hari ini harga yang naik itu beras. Sedangkan harga untuk komoditas lain itu mengalami penurunan. Yang beras di ecer Rp 10.000 menjadi Rp 11.000, yang Rp 12.000 menjadi Rp 13.000," ujarnya.

Dia meminta pihaknya turut dilibatkan dalam operasi pasar untuk meredam kenaikan harga. Dia juga meminta pemerintah segera menugaskan Bulog untuk menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP) ke daerah-daerah yang harga berasnya sudah terpantau tinggi.

"Semoga pemerintah bijak dalam melihat kondisi ini dengan melibatkan pedagang pasar dalam menstabilkan harga beras. Dan pemerintah serta Bulog harus mengeluarkan CBP ke daerah yang harga berasnya terpantau tinggi agar stabil. Ini harus dilakukan agar inflasi dapat terjaga dan daya beli masyarakat juga stabil," ucapnya.

Seperti diketahui, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPNSN) menunjukkan tren kenaikan harga beras untuk semua kualitas, baik kualitas bawah, medium maupun premium. Beras medium, yang banyak dikonsumsi masyarakat, sudah merangkak naik dan tembus Rp 12.050/kg per 16 September. Beras kualitas bawah juga sudah mencapai Rp 10.950/kg dan kualitas premium nangkring di posisi Rp 13.000/kg.



Simak Video "Raibnya 500 Ton Beras di Gudang Bulog Pinrang Diusut!"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT