Gas Air Mata Jadi Sorotan, Polri Anggarkan Rp 160 M buat Pengadaan 2022

ADVERTISEMENT

Gas Air Mata Jadi Sorotan, Polri Anggarkan Rp 160 M buat Pengadaan 2022

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 05 Okt 2022 13:00 WIB
Kegunaan Gas Air Mata Sebenarnya, Kini Jadi Sorotan di Tragedi Kanjuruhan
Gas Air Mata Jadi Sorotan di Tragedi Kanjuruhan/Foto: AP/Yudha Prabowo
Jakarta -

Tragedi di Stadion Kanjuruhan meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat Indonesia, khususnya keluarga yang ditinggalkan. Bagaimana tidak, ratusan nyawa melayang karena tragedi ini.

Pada tragedi Kanjuruhan, penembakan gas air mata menjadi sorotan. Penembakan gas air mata ini diduga membuat penonton panik, sesak napas, terinjak-injak hingga meninggal dunia.

Pasokan gas air mata pun menarik untuk dikulik. Dengan APBN Tahun Anggaran 2022, Polri melakukan pengadaan untuk gas air mata dalam beberapa paket. Hal itu bisa ditelusuri melalui laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Seperti dilihat detikcom, Rabu (5/10/2022), Polri melakukan pengadaan launcher gas air mata program APBN Tahun 2022. Status dari pengadaan ini tender telah selesai dengan nilai pagu paket Rp 41,04 miliar dan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) paket Rp 41,04 miliar.

Pertama, nama pemenang PT Dwi Jaya Perkasa yang beralamat di Gedung World Capital Tower, Mega Kuningan Jakarta Selatan. Tercatat harga penawaran Rp 41,01 miliar dan harga koreksi sama yakni Rp 41,01 miliar.

Kedua, pengadaan amunisi gas air mata dengan nilai pagu paket Rp 69,09 miliar dan nilai HPS Rp 69,08 miliar. PT Dwi Jaya Perkasa juga tercatat sebagai pemenang dengan harga penawaran Rp 68,58 miliar dan harga koreksi Rp 68,58 miliar.

Ketiga, pengadaan pelontar dan gas air mata. Adapun nilai pagunya Rp 29,95 miliar dan nilai HPS paket Rp 29,95 miliar. Tender ini dimenangkan PT Mega Perkasa Engineering dengan alamat Gandaria 8 Office Tower, Jakarta Selatan. Tercatat, harga penawaran, harga koreksi dan harga negosiasi sama yakni Rp 29,95 miliar.

Keempat, pengadaan gas air mata Kal 38 MM (smoke) dengan nilai pagu paket Rp 19,97 miliar dan nilai HPS Rp 19,96 miliar. PT Tentram Berkat Mujut beralamat di Gedung Cyber 2, Jakarta Selatan tercatat sebagai pemenang.

Kemudian tertulis harga penawaran dan harga terkoreksi sama yakni Rp 19,96 miliar. Jika ditotal, maka nilai pagu paket untuk keempat pengadaan gas air mata tersebut mencapai Rp 160,05 miliar.

Simak juga video 'Fakta Ilmiah Gas Air Mata yang Ditembakkan di Kanjuruhan':

[Gambas:Video 20detik]



(upl/upl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT