Sudah Dibantah Grab, Yusuf Mansur Ngotot Pernah Jadi Komisaris

ADVERTISEMENT

Sudah Dibantah Grab, Yusuf Mansur Ngotot Pernah Jadi Komisaris

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 07 Okt 2022 14:45 WIB
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran
Foto: Iswahyudi / 20detik
Jakarta -

Yusuf Mansur buka suara soal video yang viral terkait pengakuannya sebagai Komisaris Grab. Video itu disebut merupakan kejadian lama saat dirinya mengisi sebuah ceramah di salah satu acara.

Sayangnya Yusuf Mansur tidak dengan tegas menyatakan kapan dan di mana peristiwa ketika video itu berlangsung, yang jelas penceramah kondang itu membantah jika dirinya hanya mengaku-ngaku sebagai Komisaris Grab.

"Pada saat saya bicara tentang komisaris Grab memang demikian adanya, silakan dikonfirmasi saja ke Grab, tapi pada masa itu lho ya, pada masa di mana Grab memang sedang penjajakan dan dalam penjajakan dulu ngebeli PayTren, berinvestasi di PayTren," kata Yusuf Mansur dalam pernyataannya, Jumat (7/10/2022).

Yusuf Mansur menyebut saat itu memang sempat jadi Komisaris Grab. Dia mengaku memiliki hubungan baik dengan Grab dan sempat bertemu dengan para pimpinan lainnya, meskipun jabatan itu dirasakannya tidak lama.

"Hubungan saya baik sekali dengan Grab di mana saat itu saling bantu, Grab juga waktu itu ada ya kerikil-kerikil kecil namanya juga usaha pasti ada. Saya ikut turun ke lapangan baik itu di Surabaya, Palembang, Jakarta dan di masa-masa itu lah kemudian saya tandatangan semacam surat perjanjian, ada hak dan kewajiban saya menjadi komisaris," jelasnya.

Yusuf Mansur mengaku betapa bangganya saat itu menjadi Komisaris Grab yang sudah menjadi perusahaan decacorn. "Dan saya misalkan paginya tuh tandatangan, siangnya saya ceramah, ya saya omongin itu atau misalkan hari ini saya dapat informasi berita atau rezeki tentang A, maka besoknya saya cerita, seperti itu lah saya cerita ke masyarakat, ke jamaah," tambahnya.

"Memang tidak lama, judulnya memang buat belajar, buat saling mengenal tapi itu resmi bukan ngaku-ngaku. Di sana juga masih ada orang lama seperti Mas Ridzki misalnya itu pimpinan Grab tahu persis. Nggak lah kita nggak ngada-ngada, ngapain ngada-ngada," tambahnya.

Yusuf Mansur menduga video lama yang dipotong-potong ini hanya untuk mencari kesalahan dan kekurangannya. Dengan adanya kejadian ini, dia berharap Allah SWT dapat memberikan hal positif bagi dirinya.

"Peristiwa 2000 berapa itu ya terus dibawa ke 2022 ditambah saya nggak pernah komen apa-apa juga, nggak pernah balas apa-apa, nggak pernah klarifikasi ini, nggak pernah klarifikasi itu, ya sudah. Sesungguhnya saya menikmati juga sih kesalahpahaman orang-orang yang produksi dari potongan-potongan video yang dipotong, ya nikmati berharap ada ampunan Allah di sana, ada kenaikan derajat, ada pembersihan jiwa, hati, pikiran kotoran saya, kan dengan begitu saya dibersihin sama Allah kan," tandasnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT