Viral Penumpang Ngeluh soal Tarif, Begini Penjelasan Lengkap TransJakarta

ADVERTISEMENT

Viral Penumpang Ngeluh soal Tarif, Begini Penjelasan Lengkap TransJakarta

tim detikcom - detikFinance
Senin, 24 Okt 2022 21:09 WIB
Sistem baru TransJakarta sudah diberlakukan untuk para pengguna transportasi busway tersebut. Sistem baru itu berhubungan dengan penggunaan kartu TransJakarta.
Foto: Getty Images/holgs
Jakarta -

Media sosial Twitter tengah dihebohkan oleh cuitan seorang netizen yang mempermasalahkan tarif TransJakarta. Netizen tersebut bercerita mengenai pengalamannya naik TransJakarta 7E pukul 6.22.

Seperti dilihat detikcom, Senin (24/10/2022), dalam cuitannya, netizen menyertakan potongan gambar dengan keterangan bahwa ia telah ribut dengan sopir TransJakarta karena disuruh tap-out. Kepada sopir itu, ia menulis jika dikenakan biaya ia meminta ganti. Benar saja, ia dikenai biaya Rp 2 ribu dan ia pun meminta ganti kepada sopir.

"Trs dia blg cuma 2rb. 2 rb berangkat. Pulang 3500. 5500/hari," tulisnya dalam keterangan tersebut.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta Anang Rizkani Noor menjelaskan, pemotongan saldo sendiri memang dilakukan ketika tap-out.

"Yang jelas itu skemanya sama ya dikurangi hanya sekali ketika tap-out," katanya kepada detikcom.



Kemudian ia menyoroti soal keluhan penumpang yang menyebut saldonya terpotong ketika tap out. Menurutnya, tak ada yang salah dengan itu karena memang saldo dipotong saat tap out atau saat tempel kartu ketika keluar.

"'Saya berdebat dengan driver supaya diminta tap-out dan terkurangi Rp 2.000', ya benar itu," tambahnya.

Namun demikian, ia mengatakan, jika terdapat permasalahan, penumpang bisa mengadu ke PT Jaklingko Indonesia (JLI). Jika benar terjadi masalah, menurutnya kerugian penumpang akan diganti.

Lebih lanjut, dia menambahkan, jika mengacu keterangan netizen tersebut, memang TransJakarta mengenakan biaya yang lebih murah sebelum pukul 7.00 WIB. Dia bilang, hal itu sebagai insentif kepada pelanggan karena beraktivitas lebih pagi.

"Kalimat pertama dan kedua, berdebat dengan driver saya suruh tap-out dikurangi Rp 2.000 jam 6.22. Jadi gini antara jam 5 dan 7 itu memang dibayarnya hanya Rp 2.000, bukan Rp 3.500," katanya.

Kembali, dia menuturkan, pengenaan tarif tersebut tergantung waktu ketika tap-out. "Kan dihitungnya di tap-out," tambahnya.

(acd/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT