Karyawan Amazon Ramai-ramai Cari Kerja Lagi Usai Kena PHK

ADVERTISEMENT

Karyawan Amazon Ramai-ramai Cari Kerja Lagi Usai Kena PHK

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 17 Nov 2022 17:45 WIB
Logo Amazon (AFP Photo)
Foto: Logo Amazon (AFP Photo)
Jakarta -

Sejumlah karyawan Amazon yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) ramai-ramai mencari kerja lagi. Hal ini terlihat ketika banyaknya postingan karyawan Amazon di LinkedIn.

Pekerja Amazon yang di-PHK memposting secara terbuka di LinkedIn bahwa mereka sedang mencari pekerjaan. Adapun jumlah karyawan yang di-PHK diperkirakan sebanyak 10.000 orang pada pekan ini.

Kabarnya PHK akan dilakukan bertahap, dimulai pada karyawan yang berperan pada tim perangkat dan layanan. Informasi ini menurut memo yang dibagikan secara publik oleh Wakil Presiden Senior Perangkat & Layanan Amazon, Dave Limp.

"Setelah serangkaian tinjauan mendalam, kami baru-baru ini memutuskan untuk menggabungkan beberapa tim dan program. Salah satu konsekuensi dari keputusan ini adalah beberapa peran tidak lagi diperlukan," kata Limp, dalam memo tersebut dikutip dari CNN, Kamis (17/11/2022).

Limp tidak merinci berapa banyak karyawan yang telah diberhentikan. Ia hanya menjelaskan, karyawan terdampak bisa menjalin kerja sama dengan karyawan yang masih bekerja, sembari menunggu pekerjaan baru.

"Kami memberitahu karyawan yang terkena dampak kemarin, dan akan terus bekerja sama dengan setiap individu untuk memberikan dukungan, termasuk membantu menemukan peran baru," lanjutnya.

Juru bicara Amazon Kelly Nantel mengakui bahwa perusahaan memang akan melakukan penyesuaian karyawan di beberapa divisi.

"Seperti yang telah kami lalui, mengingat lingkungan makro-ekonomi saat ini (serta perekrutan cepat selama beberapa tahun), beberapa tim membuat penyesuaian, yang dalam beberapa kasus berarti peran tertentu tidak lagi diperlukan. Kami tidak menganggap enteng keputusan ini, dan kami bekerja untuk mendukung setiap karyawan yang mungkin terpengaruh," tuturnya.

Kondisi perusahaan teknologi saat ini berbalik dari sebelumnya. Amazon dan perusahaan teknologi lainnya secara signifikan sebelumnya membuka lowongan kerja besar-besaran selama beberapa tahun terakhir karena pandemi mengubah kebiasaan konsumen ke arah e-commerce.

Sekarang, banyak dari perusahaan teknologi yang tampaknya mengalami pukulan telak dan memberhentikan ribuan pekerja. Mirisnya ini terjadi pada perusahaan-perusahaan besar.

Meta, induk Facebook, baru-baru ini mengumumkan 11.000 PHK yang terbesar dalam sejarah perusahaan. Twitter juga mengumumkan PHK besar-besaran setelah Elon Musk membeli perusahaan tersebut senilai US$ 44 miliar.

Simak Video: Amazon Bakal PHK 10 Ribu Karyawannya

[Gambas:Video 20detik]



(ada/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT