Kenang Kejayaan Rempah RI, Mendag: Republik Berutang Kepada Tidore

ADVERTISEMENT

Kenang Kejayaan Rempah RI, Mendag: Republik Berutang Kepada Tidore

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Sabtu, 26 Nov 2022 11:41 WIB
Mendag Zulkifli Hasan
Foto: dok. Kementerian Perdagangan: Mendag Zulkifli Hasan
Tidore -

Puncak perayaan Sail Tidore 2022 diikuti oleh sejumlah menteri. Mulai dari Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan yang juga merupakan Ketua Pelaksana Pusat Penyelenggaraan Sail Tidore 2022, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Dalam laporannya pada puncak acara, Zulkifli Hasan memberikan kesan mendalam tentang Tidore. Di depan ribuan masyarakat yang memadati lokasi puncak acara Sail Tidore di Pantai Tugulufa, dia bilang Tidore yang pernah berjaya dengan rempahnya dan menjadi salah satu jalur utama perdagangan rempah dunia punya jasa besar untuk Indonesia.

"Tidore merupakan kota bersejarah dengan kisah perjuangan yang luar biasa. Tidore dahulu adalah wilayah paling timur Indonesia, yang berjuang di bawah komando Sultan Zainal Abidin Syah membantu menyatukan Irian Barat menjadi bagian dari NKRI," katanya di Pantai Tugulufa, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Sabtu (26/11/2022).

Dengan sejarah yang sudah dicatatkan Tidore buat Indonesia, Zulhas berharap gelaran Sail Tidore dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi serta mempromosikan potensi Tidore kepada investor dan wisatawan dunia.

"Republik berutang kepada Tidore," kata Zulhas.

Cerita lain yang dibagikan Zulhas adalah tentang perjuangan Tidore melawan penjajah sejak abad ke-16. Penjajahan yang dilakukan Belanda sampai harus mengorbankan warga Tidore dibuang ke Afrika Selatan.

"Keturunan mereka sekarang ini jadi pejabat di sana. Salah satunya jadi menteri industri dan investasi. Kemarin ketemu saya, lama ngobrol. Dia bilang keturunan langsung raja doku yang dibuang ke Afsel," kata dia.

"Jadi NKRI berutang budi. Oleh karena itu, sekarang kita membalas agar Tidore tidak ketinggalan dari provinsi lain," tambahnya.

(eds/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT