Jokowi Sebut Indonesia Dipuji di Mana-mana karena Ekonomi Tumbuh

ADVERTISEMENT

Jokowi Sebut Indonesia Dipuji di Mana-mana karena Ekonomi Tumbuh

Ilyas Fadilah - detikFinance
Sabtu, 26 Nov 2022 12:49 WIB
Jokowi memberi sambutan dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu yang digelar di Stadion Gelora Buing Karno (GBK) Jakarta (YouTube Nusantara Bersatu)
Foto: Jokowi memberi sambutan dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu yang digelar di Stadion Gelora Buing Karno (GBK) Jakarta (YouTube Nusantara Bersatu)
Jakarta -

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,72% pada kuartal III 2022. Capaian ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbaik.

Bahkan menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), IMF sampai memuji Indonesia sebagai titik terang perekonomian dunia. Padahal kondisi dunia saat ini sedang suram dan dilanda ketidakpastian.

Atas capaian ini, Jokowi menyebut banyak kepala negara lain memuji Indonesia. Indonesia dinilai berhasil mengendalikan inflasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Alhamdulillah kita patut bersyukur. Ini kita tidak sombong, tapi kita dipuji di mana-mana. Negara-negara lain, pemimpin dari negara lain memuji kita karena kita bisa mengendalikan inflasi, kita bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi," katanya dalam acara Nusantara Bersatu, dikutip dari laman YouTube 2045 TV, Sabtu (26/11/2022).

Banyak negara mengalami kesulitan akibat gejolak geopolitik dunia. Krisis pangan, krisis energi, dan perang di Ukraina menjadi tantangan serius saat ini.

Jokowi mengatakan, Indonesia juga berhasil menjadi jembatan dari negara-negara yang sedang berselisih. Dengan dasar ini, Jokowi mengklaim kepemimpinan global Indonesia sedang berada di titik puncaknya.

"Saat G20 Indonesia juga berhasil jadi jembatan dari negara-negara yang saling berselisih. Kita berada di tengah, bisa jadi jembatan. Bisa diterima di sana-sini, bisa diterima di kanan-kiri. Artinya kepemimpinan global Indonesia sekarang ini berada pada titik puncaknya," ungkapnya.

Oleh karena itu ia menyebut Indonesia harus bersyukur. Apalagi, banyak negara besar tidak kuat menghadapi resesi, sedangkan Indonesia mampu.

"Oleh sebab itu kita sekali lagi wajib bersyukur. Negara-negara besar saja tidak kuat menahan gejolak resesi global. Alhamdulillah dengan kewaspadaan dan kehati-hatian, kita bisa pertahankan naik," imbuhnya.

Jokowi berharap capaian ini terus dilanjutkan. Apalagi Indonesia menargetkan jadi negara maju di 2045 dan masuk 5 besar perekonomian terkuat dunia. Indonesia juga menargetkan PDB mencapai US$ 7 triliun di tahun tersebut.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT