Kisah Imigran Asia Selatan di Qatar: Dari Manajer Bank Jadi Sopir Uber

ADVERTISEMENT

Laporan dari Qatar

Kisah Imigran Asia Selatan di Qatar: Dari Manajer Bank Jadi Sopir Uber

Lucas Aditya - detikFinance
Senin, 28 Nov 2022 11:18 WIB
Driver Uber di Qatar
Foto: Driver Uber di Qatar (Lucas Aditya/detikcom)
Qatar -

Qatar menjadi tujuan utama untuk orang-orang Asia selatan untuk memperbaiki nasib. Sebagian dari mereka, ada yang menjadi driver taksi online. Pendapatannya lebih besar dari posisi manajer di negara asalnya.

Qatar menjelma menjadi negara kaya pada pertengahan 1990-an. Eksplorasi gas alam yang menjadi pemicu berkembangnya Qatar menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru.

Dengan kekayaannya, Qatar disebut mempunyai visi untuk mengelola keuangannya. Ada banyak pembangunan, salah satu proyek mercusuar Qatar adalah Piala Dunia 2022.

Dengan biaya penyelenggaraan sebanyak 220 miliar dollar AS, Qatar sudah menggelar pesta bola sejagad yang berlangsung sejak 20 November 2022. Laga final Piala Dunia 2022 akan dimainkan 18 Desember 2022, bersamaan dengan hari kemerdekaan Qatar.

Transportasi umum di Qatar sudah sangat maju. Ada Metro yang bisa menjangkau ke berbagai daerah, juga bus dengan banyak rute. Tapi, beberapa lokasi harus menyambung dengan taksi atau Uber.

Kendati negara kaya, penduduk asli Qatar tak banyak. Totalnya cuma sekitar 330 ribu orang dari total sekitar tiga juta penduduk, Qataris-nya (sebutan untuk warga negara Qatar0 cuma 10,5 persen dalam data yang dilansir oleh Priyadsouza.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

Simak juga Video: Hansi Flick: Jerman Harus 'Dipecut' Agar Lebih Percaya Diri

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT