×
Ad

Ramalan Harga Emas Saat Perang Dagang Makin Panas

Retno Ayuningrum - detikFinance
Senin, 19 Jan 2026 06:25 WIB
Ilustrasi emas/Foto: Shutterstock
Jakarta -

Harga emas dunia dan logam mulia diprediksi makin melonjak pekan ini. Harga logam mulia diramal bisa menembus level hingga Rp 2,82 juta per gram.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi, menyebut kenaikan ini dipicu oleh tensi global yang makin mendidih, mulai dari isu perang dagang hingga memanasnya situasi di Timur Tengah.

"Ada kemungkinan besar harga logam mulia itu di Rp2.820.000 (per gram) jika menembus level resistance kedua," ujar Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).

Ibrahim menjelaskan harga emas dunia ditutup di level US$ 4.595 per troy ons pada perdagangan kemarin. Sementara, harga logam mulia di level Rp 2,68 juta per gram. Namun, angka ini diprediksi akan bergerak fluktuatif mengikuti dua skenario.

Apabila harga emas dunia naik, Ibrahim menyebut harganya tembus resistance pertama di level US$ 4.655 per troy ons. Sementara, harga logam mulia diprediksi ke Rp 2,7 juta. Jika berlanjut ke resistance kedua, harga emas dunia di level US$ 4.706 per troy ons dan harga logam mulia bisa menyentuh Rp 2.820.000 per gram.

Sebaliknya, jika harga emas dunia turun, level resisten pertama di level US$ 4.553 per troy ons dan harga logam mulia Rp 2.638.000 per gram. Jika penurunan terus berlanjut, diperkirakan resisten kedua hingga di level US$ 4.489 per troy ons dan Rp 2.560.000/gram.




(rea/kil)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork