Permintaan Emas Fisik Melonjak, Pegadaian Jamin Ketersediaan Stok

Permintaan Emas Fisik Melonjak, Pegadaian Jamin Ketersediaan Stok

Rahmat Khairurizqi - detikFinance
Jumat, 06 Feb 2026 08:30 WIB
Permintaan Emas Fisik Melonjak, Pegadaian Jamin Ketersediaan Stok
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Harga emas yang terus menguat mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi. Dampaknya, permintaan emas fisik ikut meningkat, terutama dari investor ritel yang memilih mencetak dan menyimpan emas untuk investasi jangka menengah hingga panjang.

Di tengah situasi tersebut, Pegadaian menegaskan bahwa seluruh produk investasi emas yang dititip dan dikelola oleh nasabah dijamin sepenuhnya dengan emas fisik. Kepastian ini disampaikan seiring meningkatnya permintaan cetak dan pengambilan emas fisik oleh nasabah dalam waktu yang bersamaan.

"Pegadaian menegaskan bahwa seluruh produk investasi emas (Tabungan Emas dan Cicil Emas) dijamin sepenuhnya dengan emas fisik (underlying asset) rasio 1:1, yang disimpan di vault berstandar internasional dan diaudit secara berkala oleh OJK," tulis Pegadaian di Instagram, dikutip Jumat (6/2/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, emas fisik tersebut disimpan di brankas penyimpanan emas (vault) berstandar internasional dan diaudit secara berkala oleh regulator serta pengawas, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan mekanisme tersebut, Pegadaian memastikan keamanan dan kepastian kepemilikan emas bagi seluruh nasabah.

ADVERTISEMENT

Adapun lonjakan permintaan emas fisik yang terjadi dalam periode bersamaan berdampak pada meningkatnya antrean pengajuan cetak dan pengambilan emas. Kondisi ini disebabkan proses pencetakan emas fisik yang menyesuaikan denominasi atau gramasi permintaan nasabah, sehingga membutuhkan waktu dalam tahap produksi dan distribusi.

Sebagai bentuk komitmen kepada nasabah, Pegadaian saat ini terus melakukan optimalisasi kapasitas produksi serta percepatan distribusi emas fisik. Perusahaan menargetkan seluruh permintaan emas fisik yang sempat tertunda dapat diserahterimakan kepada nasabah paling lambat pada akhir Februari 2026.

Di sisi lain, Pegadaian memastikan likuiditas emas tetap aman dan terjaga. Nasabah yang membutuhkan dana dalam waktu cepat tetap dapat memanfaatkan layanan gadai atau melakukan buyback Tabungan Emas, baik melalui outlet Pegadaian maupun aplikasi Tring! by Pegadaian.

"Pegadaian mengimbau nasabah untuk tetap tenang, bijak, dan berinvestasi emas sesuai kebutuhan serta profil finansial masing-masing. Komitmen kami adalah terus menghadirkan layanan yang taat regulasi, berintegritas, dan berkelanjutan," lanjut Pegadaian.

Ke depannya, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta integritas. Perusahaan juga membuka ruang bagi kritik, saran, dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

Bagi nasabah dan masyarakat yang ingin mendapatkan informasi resmi seputar investasi emas,, hingga transaksi gadai dan buyback, dapat mengakses aplikasi Tring! By Pegadaian, Instagram @sahabatpegadaian, mengunjungi outlet Pegadaian terdekat, atau memantau kanal resmi Pegadaian untuk informasi lebih lanjut.

(akd/akd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads