×
Ad

Usai Latihan Bela Negara, Manajer Koperasi Merah Putih Jalani Program Ini

Retno Ayuningrum - detikFinance
Jumat, 17 Jul 2026 21:39 WIB
Ilustrasi.Foto: Andhika Prasetia/detikFoto
Jakarta -

Kementerian Koperasi (Kemenkop) memulai program pelatihan dan sertifikasi bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serentak di seluruh Indonesia. Pelatihan ini akan dilakukan selama 13 hari, mulai 17 hingga 31 Juli 2026,

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengayakan pelatihan ini bukan hanya meningkatkan kompetensi teknis, tapi juga menyiapkan garda terdepan.

Pelatihan ini merupakan tahap kedua setelah para peserta sebelumnya mengikuti pembentukan karakter dan pendidikan bela negara yang difasilitasi Kementerian Pertahanan. Acara pembukaan dipusatkan di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Cimahi, Jawa Barat, Kamis (17/7).

"Pelatihan ini bukan sekadar peningkatan kompetensi teknis, melainkan penyiapan garda terdepan untuk menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujar Ferry dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Ferry menegaskan pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian pembentukan sumber daya manusia (SDM) KDKMP. Setelah menyelesaikan tahap penguatan kompetensi manajerial, para peserta akan mengikuti tahap ketiga, yakni sertifikasi kompetensi.

Melalui tiga tahapan tersebut, pemerintah memastikan setiap manajer KDKMP memiliki karakter, kompetensi, dan profesionalisme yang dibutuhkan dalam mengelola koperasi.

"Ini adalah tugas sejarah. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah gerakan negara yang harus terus dijaga karena tujuannya sangat mulia," tambahnya.

Selain membekali peserta dengan semangat bela negara, disiplin, tata kelola koperasi, dan manajemen keuangan, pemerintah juga memperkuat kemampuan soft skills, terutama komunikasi, kepemimpinan, serta kemampuan berkolaborasi dengan pengurus, pengawas, dan masyarakat desa.

Menurut Ferry, keberhasilan KDKMP juga berada di tangan para calon manajer yang menjadi ujung tombak operasional di lapangan.

"Kami ingin para manajer KDKMP tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik, memimpin tim, dan berinteraksi dengan masyarakat desa. Soft skills ini akan sangat menentukan keberhasilan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," kata Ferry.

Ferry menekankan para manajer yang lulus dari pelatihan ini harus memiliki standar profesionalisme yang tinggi. Pasalnya, KDKMP akan memegang peran strategis sebagai pengelola distribusi barang bersubsidi, penyedia layanan keuangan mikro, hingga agregator produk UMKM lokal.

"Kita ingin mencetak manajer yang akuntabel, profesional, dan adaptif. Keberhasilan operasionalisasi koperasi di desa-desa sangat bergantung pada kompetensi manajerial yang adik-adik pelajari selama pelatihan ini," terangnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari menjelaskan program penguatan kompetensi ini diikuti puluhan ribu peserta yang tersebar di 15 komando latihan, enam puluh satuan pendidikan, dan 451 kelas di seluruh Indonesia

Selama 13 hari ini, para calon manajer akan mengikuti pelatihan intensif selama 90 jam pelajaran yang mencakup tata kelola koperasi, manajemen keuangan, digitalisasi, kewirausahaan, soft skill, hingga penguatan kepemimpinan.

"Selain itu pemanfaatan Talent DNA untuk memperkuat integritas, kepemimpinan, serta kesiapan para manajer dalam mengelola KDKMP secara profesional," tutur Destry.

Destry menambahkan pelatihan akan ditutup dengan uji sertifikasi kompetensi berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sebelumnya, Kemenkop menargetkan 30.000 manajer KDKMP mulai penempatan pada Agustus mendatang. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan seluruh manajer ditargetkan selesai pelatihan bela negara pada awal Agustus. Kemudian, mereka mengikuti pelatihan yang ditempatkan di Kopdeskel Merah Putih.

"Jadi Insya Allah nanti awal-awal Agustus itu sudah selesai mereka mengikuti pelatihan dan langsung kita tempatkan di seluruh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang juga bersamaan dengan pembangunan fisik gudang gerai dan alat kelengkapan yang sudah selesai dibangun," ujar Ferry dalam konferensi pers di Kementerian Koperasi, Jakarta, Kamis (2/7/2026).




(rea/hns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork