Prabowo ke Pengusaha Rusia: Datanglah ke RI, Bekerja Bersama Kami

Prabowo ke Pengusaha Rusia: Datanglah ke RI, Bekerja Bersama Kami

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 03 Sep 2026 16:19 WIB
Presiden Prabowo berpidato di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).
Presiden Prabowo Subianto/Foto: YouTube Setpres
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengajak pengusaha Rusia untuk bekerja sama dan ikut andil dalam pengembangan perekonomian Indonesia. Prabowo menyatakan kerja sama di masa depan antara Indonesia dan Rusia mesti jauh lebih besar dibanding hanya sekadar perdagangan barang.

Prabowo mengajak pengusaha Rusia untuk ikut membangun industri di dalam negeri dan menciptakan nilai tambah bersama. Ajakan ini diungkapkan olehnya dalam pidatonya di Eastern Economic Forum, Vladivostok Rusia. Orang nomor satu di Indonesia itu bahkan berbicara satu panggung dengan Presiden Rusian Vladimir Putin.

"Saya sampaikan langsung kepada dunia usaha Rusia, datang lah ke Indonesia, bekerja bersama kami, berproduksilah bersama kami. Mari kita membangun industri bersama, mari kita menciptakan nilai bersama," ujar Prabowo dalam pidato siaran resmi Sekretariat Presiden,Kamis(3/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bidang energi, Prabowo menyambut kerja sama Rusia yang dapat meningkatkan produktivitas eksplorasi, produksi, dan pengolahan minyak dan gas. Dalam ketahanan pangan, Indonesia ingin melihat peluang untuk bekerja sama soal pemanfaatan teknologi pertanian, benih unggul, pembibitan ternak, mekanisasi pertanian, pengolahan pangan, serta produksi pupuk bersama.

ADVERTISEMENT

Dalam industrialisasi, Indonesia dan Rusia harus bersama-sama menciptakan nilai tambah. Prabowo menyambut kemitraan dalam pengolahan hilir dan dalam menghasilkan barang-barang yang digunakan masyarakat kita setiap hari seperti makanan, produk rumah tangga, pakaian, furnitur, obat-obatan, dan elektronik konsumen.

"Kami mencari pengetahuan dan investasi dalam energi terbarukan, jaringan listrik pintar, serta tenaga nuklir untuk tujuan damai, termasuk teknologi modular dan teknologi berskala penuh, dengan standar keselamatan tertinggi dan perlindungan internasional," beber Prabowo.

Indonesia, kata Prabowo, juga menyambut kerja sama dengan Rusia di bidang antariksa, pendidikan tinggi, dan transportasi. Dari Indonesia, Prabowo juga mengajak sektor bisnis Rusia bisa menjangkau pasar ASEAN yang lebih luas.

Lebih jauh Prabowo juga bicara soal pembentukan dan peran BPI Danantara kepada para pengusaha. Dia mengatakan lembaga dana kekayaan atau sovereign wealth fund (SWF) negara itu memiliki aset kelolaan besar hingga US$ 1 triliun.

Dengan aset sebesar itu, Danantara bisa bertindak menjadi jembatan tempat pasar modal dan tujuan strategis Rusia dan Indonesia bertemu. Prabowo juga mengajak SWF Rusia ikut serta bekerja sama dengan Danantara mengembangkan proyek menjanjikan di Indonesia.

"Danantara dan sovereign wealth fund Rusia, Russian Direct Investment Fund (RDIF), dapat bergerak mengidentifikasi peluang menjadi pembiayaan proyek-proyek yang layak didanai," beber Prabowo.

Tonton juga video "Prabowo ke Putin: RI Tingkatkan Kerja Sama demi Keuntungan Kedua Negara"

(hal/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads