Ebola Menyebar ke AS, Wall Street Panik Jual

Ebola Menyebar ke AS, Wall Street Panik Jual

- detikFinance
Kamis, 02 Okt 2014 08:08 WIB
Foto: Reuters
New York - Pasar saham Wall Street anjlok lebih dari satu persen setelah panik jual melanda akibat adanya pasien terdiagnosis ebola masuk ke Amerika Serikat (AS). Sentimen ini memicu kekhawatiran investor.

Kasus ebola ini memberi tekanan kepada saham-saham maskapai penerbangan dan sarana transportasi lainnya. Indeks sektor penerbangan di Bursa New York amblas 3,1% sementara sektor transportasi jatuh 2,5%.

"Saham-saham lapis dua mulai kena koreksi, terutama gara-gara minimnya likuiditas. Sekarang ini lebih likuid saham-saham unggulan, apalagi jika ada ketidakpastian seperti ini investor cenderung lari ke saham blue chip," kata Bruce Zaro, kepala analis teknikal dari Bolton Global Asset Management di Boston, seperti dikutip Reuters, Kamis (2/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 238,19 poin (1,4%) ke level 16.804,71, Indeks S&P 500 kehilangan 26,13 poin (1,32%) ke level 1.946,16 dan Indeks Komposit Nasdaq anjlok 71,31 poin (1,59%) ke level 4.422,09.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads