Pasar Cemas, Sevel Jadi Beban Bisnis Charoen Pokphand

Pasar Cemas, Sevel Jadi Beban Bisnis Charoen Pokphand

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 25 Apr 2017 13:12 WIB
Pasar Cemas, Sevel Jadi Beban Bisnis Charoen Pokphand
Foto: Ari Saputra
Jakarta - PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) telah resmi menjadi pemegang bisnis waralaba 7-Eleven alias sevel di Indonesia. Hal itu seiring aksi korporasi yang dilakukan entitas usahanya PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) yang membeli bisnis sevel dari PT Modern Sevel Indonesia (MSI) senilai Rp 1 triliun.

Namun pelaku pasar sepertinya tidak merespon positif hal itu. Terlihat dari pergerakan saham CPIN hari ini yang cenderung side way.

Menurut Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada pelaku pasar cenderung masih ragu dengan aksi korporasi yang dilakukan CPIN. Sebab bisnis waralaba yang dibeli cenderung memburuk belakangan ini, terlihat dari banyak gerai sevel tutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena ini masuk ke bisnis yang rugi, apakah nanti CPIN bisnisnya jadi beban. Di awal respon pasar pasti seperti itu. Kita semua kan belum tahu pola pengembangan apa yang digunakan CPIN. Sehingga respon pasar agak sedikit cemas, jangan-jangan setelah ambil sevel, CPIN malah tambah drop. Padahal bisnis utamaya sudah membaik," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Selasa (25/4/2017).

Baca juga: Nongkrong Enggak Jajan, Bikin Banyak Sevel Tutup?
Pasar Cemas, Sevel Jadi Beban Bisnis Charoen PokphandFoto: Agung Pambudhy

Dana yang dikeluarkan CPIN untuk membali Sevel juga terbilang cukup besar dan bisa membebani keuangan perseroan. Jika CPIN gagal mengembangkan jaringan sevel maka aksi korporasi itu hanya akan menguap.

"Di awal akan menjadi beban cukup besar untuk pembukuannya CPIN, tapi kalau bisa berhasil mengembangkan Sevel sama seperti mini market lainnya itu tentu akan memberikan hasil. Memang investasi Rp 1 triliun untuk beli semua jaringan dan perangkat Sevel tidak mungkin balik dalam waktu 1 tahun," pungkasnya

Baca juga: Bisnis Makin Redup, Sevel Akhirnya Dijual

Melansir dari data BEI, saham CPIN hari ini dibuka menguat 50 poin dari penutupan sebelumnya Rp 3.300 menjadi Rp 3.350 per saham. Pada pukul 10.05 JATS saham CPIN justru sempat anjlok hingga level Rp 3.280 per saham. Namun setelah itu saham CPIN kembali ke jalur positif dan terus bergerak di atas level Rp 3.300. Pada jeda siang ini saham CPIN parkir di level Rp 3.330 per saham. (mkj/mkj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads