Follow detikFinance
Selasa 25 Jul 2017, 18:16 WIB

Sandiaga Bicara Soal Rencana Ibu Kota Pindah ke Kalimantan

Muhammad Idris - detikFinance
Sandiaga Bicara Soal Rencana Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Wacana perpindahan ibu kota negara kembali menyeruak di tahun ini, meski hampir tiap tahun isu ini muncul. Kondisi Jakarta yang sudah makin padat dan sesak, tak cocok lagi dijadikan ibu kota negara. Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap kajian Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas).

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, masih terlalu dini untuk melihat dampak pemindahan ibu kota terhadap kondisi Jakarta saat ini.

"Dibutuhkan keterlibatan dan dukungan masyarakat, itu terpenting untuk keputusan strategis ini. Terlalu dini melihat, karena ini baru wacana," kata Sandi, sapaan akrabnya, ditemui di Aston Rasuna, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Diungkapkannya, soal apakah beban Jakarta bisa berkurang jika tak lagi menjadi pusat pemerintahan, menurut Sandi, itu perlu kajian mendalam dari para pakar.

"Kami fokus untuk mulai Oktober mulai berdinas (dilantik). Kami serahkan kepada ahli-ahlinya, mungkin 10-15 tahun ke depan bisa dikaji dampak ekonomi, dampak sosial, dampak terhadap topografi masyarakat kita," ucap dia.

Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini berujar, pemindahan ibu kota dari Jakarta yang direncanakan berada di Kalimantan ini selalu jadi isu yang menarik.

"Terus terang kami menyikapi wacana ini seperti yang dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Wacana pemindahan ibu kota ini selalu jadi bahan diskusi yang sangat menarik," pungkas Sandi. (idr/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +