Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 05 Sep 2018 17:08 WIB

Aksi Sandi Tukar Aset Dolar AS Mirip Gerakan Cinta Rupiah 1998

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Yuni Ayu Amida/detikcom Foto: Yuni Ayu Amida/detikcom
Jakarta - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan akan menukarkan aset dolar Amerika Serikat yang dimilikinya ke rupiah.

Di tahun 1998, aksi semacam ini pernah sukses dilakukan untuk memperkuat rupiah yang diberi nama gerakan 'Cinta Rupiah'.

"Pernah, pernah. Dulu tahun 1998 itu ada gerakan aku cinta rupiah. Kan itu karena dari gerakan itu kita hampir sama, yaitu gerakan moral untuk menukarkan dolar AS kepada rupiah terutama bagi para pengusaha yang orientasinya ekspor ataupun jasa keuangan perbankan itu pernah dilakukan," kata Ekonom INDEF, Bhima Yudhistira saat berbincang dengan detikFinance melalui sambungan telpon, Rabu (5/9/2018).



Bhima mengatakan, untuk memperkuat ekonomi nasional, memang pemerintah tak bisa menanggung bebannya sendiri. Butuh dukungan dari masyarakat luas yang hidup dan besar karena mengembangkan bisnis di Indonesia.

Untuk itu, menurutnya, gerakan masif yang dilakuakn pengusaha dan orang-orang terkaya RI tentu akan memberi kontibusi positif bagi Indonesia.

"Ya efektif karena mereka juga sebagai orang orang yang terkaya di Indoneia mereka juga sebagai eksportir. Nah orang orang kaya ini juga sebagai eksporyir yang sebagian besar memarkirkan uanganya. Devisa hasil ekspor itu di bank luar negeri. Kita harapkan mereka juga memulangkan devisa hasil ekpornya ke Indonesia dan melakukan konversi hasil devisa hasil ekspor kepada rupiah," tandas dia.


Nilai Rupiah Anjlok, Apa Kata Sandiaga? Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


Aksi Sandi Tukar Aset Dolar AS Mirip Gerakan Cinta Rupiah 1998
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com