Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 22 Mar 2019 15:30 WIB

Saham Garuda Lengser ke Rp 535 Pasca Pembatalan Pesanan B737 MAX 8

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: B737-Max 8 milik Garuda Indonesia/Herdi Alif Al Hikam Foto: B737-Max 8 milik Garuda Indonesia/Herdi Alif Al Hikam
Jakarta - Saham BUMN penerbangan, PT Garuda Indonesia Tbk terpantau melemah pada perdagangan saham hari ini diwarnai langkah perusahaan membatalkan pesanan 49 unit pesawat Boeing 737 MAX 8.

Mengutip data perdagangan saham RTI siang ini, saham perusahaan yang diperdagangkan dengan kode GIAA itu, siang ini berada di Rp 535 atau turun 20 poin (3,60%) dibanding posisi pada penutupan perdagangan saham kemarin sore yang berada di Rp 555.

Hingga siang ini, saham GIAA telah diperdagangkan sebanyak 3.678 kali dengan volume 524.291 lot saham dan total nilai transaksi Rp 28,1 miliar. Posisi tertinggi saham GIAA berada di Rp 560 dan terendah di Rp 515.


Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pembatalan pada pemesanan unit pesawat Boeing 737 MAX 8.

Pria yang juga akrab disapa Ari Ashkara mengatakan bahwa pihaknya pun sudah menyurati pihak Boeing untuk menghentikan pemesanan Boeing 737 MAX 8.

"Kami sendiri sudah kirim surat ke McAllister (bos Boeing) kalau kami nyatakan untuk cancel 49 unit," ungkap Ari saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (21/3/2019) kemarin.




Tonton juga video AS Pertanyakan Sertifikasi Laik Terbang Boeing 737 Max 8:

[Gambas:Video 20detik]


Saham Garuda Lengser ke Rp 535 Pasca Pembatalan Pesanan B737 MAX 8
(dna/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed