Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 11 Jul 2019 13:33 WIB

Beli Surat Utang 'James Bond', Segini Untungnya

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Pemerintah kembali menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) ritel berbasis online (e-SBN) yang diberi nama SBR007. Produk investasi ini diterbitkan khusus untuk masyarakat Indonesia.

SBR007 menawarkan kemudahan karena dapat dibeli secara online. Instrumen investasi ini bisa dibeli dengan minimum pemesanan sebesar Rp 1 juta dan maksimal Rp 3 miliar.

"Jadi ini diterbitkan oleh pemerintah. Kalau diterbitkan pemerintah itu Insya Allah aman. Enggak pernah dengar kan pemerintah default (gagal bayar). Atau kita tunda dulu pembayaran, enggak ada. Jadi Insya Allah aman," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman di Almond Zucchini, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

SBR007 juta memiliki kupon yang cukup menarik dengan sifat mengambang dengan batasan tingkat kupon minimal (floating with floor). Untuk batasan kupon paling bawah adalah 7,5%.



Simulasi Keuntungan

Sebagai simulasi, misalnya investor membeli SBR007 Rp 10.000.000. Dengan kupon 7,5% maka uang dari kupon yang didapat dalam satu tahun adalah Rp 750.000.

Kemudian angka itu dibagi 12, maka uang dari hasil kupon yang diterima setiap bulan adalah Rp 62.500. Kemudian dipotong pajak 15% dari kupon per bulan sebesar Rp 9.375. Maka kupon bersih yang diterima setiap bulannya adalah Rp 53.125.

Masa SBR007 adalah 2 tahun dengan tanggal jatuh tempo pada 10 Juli 2021. Jika dikalikan 24 bulan maka jumlah kupon yang diterima Rp 1,27 juta. Total uang yang diterima nantinya bersamaan dengan uang pembelian adalah Rp 11,27 juta.

Hitungan itu masih berdasarkan asumsi kupon paling dasar. SBR007 sendiri memiliki kupon berjenis mengambang dengan batasan tingkat kupon minimal (floating with floor).

Kuponnya akan mengacu pada suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7 days reverse repo rate. Penghitungan kuponnya adalah suku bunga acuan BI ditambah spread tetap 1,5%.

Untuk tingkat kupon periode 3 bulan pertama (Juli-Oktober 2019) suku bunga acuan yang berlaku diambil di level 6%. Itu artinya kupon yang diberikan 7,5%. Level 7,5% juga menjadi batasan kupon minimal.

Itu artinya meskipun BI menurunkan suku bunga acuannya, kupon SBR007 tetap di 7,5%. Namun jika BI menaikkan suku bunga acuan kupon SBR007 akan ikut naik.

SBR007 ini ditetapkan tanggal jatuh temponya pada 10 Juli 2021. Meski tak bisa dicairkan hingga jatuh tempo itu, pemerintah memberikan masa early redemption yang jatuh pada 10 Agustus 2020. Namun maksimal yang bisa dicairkan adalah 50%.



Beli Surat Utang 'James Bond', Segini Untungnya


Simak Video "Sri Mulyani Ajak Milenial Aktif Investasi Surat Utang Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com