Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 02 Des 2019 13:35 WIB

Utang Krakatau Steel Rp 40 T, Erick Thohir: Anak Usahanya 60

Trio Hamdani - detikFinance
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir/Foto: Lamhot Aritonang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir/Foto: Lamhot Aritonang
FOKUS BERITA BUMN Kebanyakan 'Anak'
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan kondisi keuangan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang berdarah-darah. Bahkan utang perusahaan disebut Rp 40 triliun.

Saat menjelaskan soal utang sebesar itu, Erick menyinggung banyaknya anak perusahaan Krakatau Steel, yaitu mencapai 60 unit. Hal itu dia sampaikan dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi VI DPR RI.

"Contoh Krakatau Steel, dengan utang hampir Rp 40 triliun, Krakatau Steel punya anak perusahaan yang berjumlah 60. Kalau bapak ibu tanya saya, bisa nggak me-review Krakatau Steel dalam waktu seminggu, saya angkat tangan, karena jumlahnya 60," kata dia di Ruang Rapat Komisi VI, Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/12/2019).


Erick juga menyampaikan rencana untuk menerbitkan Peraturan Menteri BUMN untuk memperketat pembentukan anak dan cucu BUMN. Dirinya tidak ingin BUMN yang sehat malah terbebani oleh anak perusahaan.

"Saya tidak mau juga perusahaan-perusahaan BUMN yang notabene masih sehat ke depannya justru tergerogoti oleh oknum. Saya tidak bicara direksi tapi oknum yang sengaja gerogoti daripada perusahaan yang sehat-sehat itu," ujarnya.


Untuk itu dibutuhkan Permen untuk mendukung kegiatan BUMN.

"Kita juga keluarkan Permen-Permen yang sehat, Peraturan Menteri yang sehat seperti tadi bagaimana ketika ada kegiatan anak usaha atau cucu usaha, kita BUMN punya alasan kenapa mendirikan. Kita tidak mau tambah birokrasi," tambahnya.

Simak Video "Siapa Pengganti Dirut Garuda? Ini Jawaban Erick Thohir"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)
FOKUS BERITA BUMN Kebanyakan 'Anak'
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com