Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 10 Jan 2020 15:44 WIB

BEI Deteksi Ada 41 Saham Gorengan di 2019

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Saham gorengan belakangan ini ramai menjadi pemberitaan. Semuanya berawal dari hebohnya kasus PT Asuransi Jiwasraya yang diduga berawal dari investasi di saham gorengan.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku pengawas dari pasar modal Indonesia mengakui adanya saham gorengan. Meskipun itu hanya istilah yang muncul dari publik pasar modal sendiri.

"Saham gorengan ini adalah itu istilah publik. Sebenarnya menuju pada saham yang memiliki volatilitas tinggi dan tidak didukung fundamental dan informasi yang memadai," kata Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian Sihar Manulang di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/1/2020).


Jadi saham yang wajar akan bergerak atau memiliki volatilitas dipengaruhi fundamental perusahaannya dan adanya informasi mengenai perusahaan. Sebaliknya saham gorengan tiba-tiba bergerak liar tanpa adanya informasi atau bahkan fundamental yang buruk.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono Widito Widodo menambahkan, BEI sudah melakukan identifikasi terhadap saham yang diduga saham gorengan. Setidaknya ada 41 saham yang disinyalir merupakan saham gorengan.

"Kami identifikasi saham gorengan ada 41 yang kami identifikasi," ujarnya.


Meski begitu, 41 perusahaan itu menurut Laksono merupakan saham recehan. Sebab total kontribusi secara nilai terhadap transaksi harian hanya 8,3%.

"Kontribusi mereka terhadap volume transaksi besar, tapi secara value kecil cuma 8,3% dari 2019 total kumulatif full year.

Sayangnya Laksono merahasiakan nama-nama saham yang diduga gorengan itu. Sebab BEI sendiri juga baru tahap identifikasi.

"Untuk menghormati asas praduga tak bersalah kami tidak ada sebutkan," tegasnya.

Simak Video "Buka Perdagangan 2020, Jokowi: Jangan Ada Goreng-goreng Saham!"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com