Corona Mengancam, IHSG Terjungkal 110 Poin ke 6.133

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Senin, 27 Jan 2020 16:14 WIB
Hasil perhitungan cepat (quick count) sementara sudah menunjukkan calon presiden Joko Widodo unggul terhadap capres Prabowo Subianto, Kamis (10/7/2014). Saham media milik Grup Bakrie dan MNC anjlok gara-gara menampilkan hasil quick count yang berbeda dengan media lain.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini ditutup negatif. Bersamaan dengan wabah virus Corona yang masih menyebar ke berbagai daerah di seluruh dunia, IHSG berlangsung negatif kian dalam hingga penutupan.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini stagnan di level Rp 13.605.

Pada pra perdagangan, IHSG turun 3,2 poin (0,05%) ke 6.242. Indeks LQ45 berkurang 0,8 poin (0,08%) ke 1.024.

Pada pembukaan perdagangan, Senin (27/1/2020), IHSG melemah 9,7 poin (0,16%) ke 6.232. Indeks LQ45 turun 3,2 poin (0,36%) ke 1.020.

Hingga sesi I berakhir, IHSG anjlok 69 poin (1,12%) ke level 6.174. Sedangkan indeks LQ45 turun 14,45 poin (1,42%) ke level 1.010.

Pada sesi II, IHSG bergerak kian negatif hingga turun 110 poin (1,78%) ke level 6.133. Sedangkan indeks LQ45 turun 21 poin (2,12%) ke level 1.003.

Perdagangan saham ditransaksikan 405.014 kali dengan nilai Rp 4,9 triliun. Sebanyak 77 saham menguat, 351 saham turun, dan 101 saham tak berubah.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Dow Jones ditutup 28.988,73 (-0,58%), NASDAQ ditutup 3.295,47 (0,90%).

Bursa saham AS ditutup melemah pada Jumat lalu. Investor masih cemas terhadap penyebaran wabah Coronavirus. Ini juga terlihat pada pergerakan emas yang menguat pada akhir pekan.

Bursa Asia sore ini mayoritas bergerak negatif, berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 turun 483 poin ke 23.343
  • Indeks Hang Seng libur
  • Indeks Shanghai libur
  • Indeks Strait Times libur


Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/ara)