Kena PHK, Karyawan Indosat Dapat Pesangon hingga 70 Kali Gaji

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 27 Feb 2020 16:22 WIB
Indosat Ooredoo
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto

Terima Kunjungan DPR

Hari ini Indosat Ooredoo juga menerima kunjungan Komisi IX DPR RI dan menyampaikan kepada delegasi wakil rakyat bahwa lebih dari 90 persen dari 677 karyawan yang terdampak reorganisasi bisnis saat ini telah setuju untuk menerima paket yang diberikan, termasuk paket kompensasi yang signifikan lebih tinggi dari ketentuan yang dipersyaratkan oleh undang-undang.

"Kami mengapresiasi kunjungan Komisi IX DPR RI hari ini. Kami juga telah menyampaikan bahwa reorganisasi bisnis telah berjalan dengan lancar sesuai rencana, telah diterima dengan baik oleh sebagian besar karyawan yang terdampak, mengambil langkah yang fair sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan telah mengkomunikasikan secara langsung dan transparan kepada semua karyawan selama proses tersebut, " ungkap Irsyad.

Lebih lanjut Irsyad menambahkan semua karyawan yang terdampak telah diberi waktu untuk mempertimbangkan paket yang diberikan perusahaan, dan manajemen telah mendorong setiap dari mereka untuk mengambil keputusan yang terbaik.

Sebagian besar karyawan mengambil kesempatan untuk mempertimbangkan baik-baik penawaran perusahaan secara individual dan dengan keluarganya masing-masing sebelum akhirnya menerima tawaran perusahaan.

"Karyawan yang terdampak juga memiliki kesempatan berkomunikasi dua arah dengan manajemen dan untuk menyampaikan tanggapannya selama acara open house yang digelar pada 17 Februari yang lalu," tuturnya.

Terkait para karyawan yang memilih tidak menerima paket yang diberikan perusahaan, Irsyad menghargai perbedaan pandangan yang ada dan menghargai hak mereka untuk menempuh jalur sesuai ketentuan yang berlaku.

"Adapun kami meyakini bahwa reorganisasi bisnis ini adalah tindakan yang berat tapi sangat dibutuhkan agar Indosat Ooredoo tetap bertahan dan bertumbuh. Reorganisasi bisnis ini juga merupakan langkah strategis Indosat Ooredoo menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang terdepan dan tepercaya," katanya.

Halaman

(ara/hns)