Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 29 Feb 2020 16:45 WIB

Dolar AS Bikin Rupiah Babak Belur ke Rp 14.300, Ini Biang Keroknya

Soraya Novika - detikFinance
Wabah Corona tak hanya menjangkiti tubuh manusia, tetapi juga ke sektor keuangan global, termasuk Indonesia. Hal ini menyebabkan nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar. Ilustrasi Dolar AS/Foto: Grandyos Zafna
Bandung -

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belakangan terus mengalami pelemahan. Hari ini, dolar AS berada di level Rp 14.340.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai faktor utama pelemahan rupiah belakangan karena dampak dari virus corona. Ketidakpastian ekonomi global akibat wabah ini turut mempengaruhi banyak aktivitas perekonomian dalam negeri termasuk pergerakan rupiah.

"Karena ini dipengaruhi faktor sentimen, sentimen global khususnya dari Covid-19 (virus corona), rupiah memang cenderung agak lemah belakangan ini," ujar Josua dalam acara Pelatihan Wartawan Bank Indonesia di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Sabtu (29/2/2020).

Josua menambahkan, pelemahan nilai tukar tidak hanya terjadi pada rupiah saja. Fenomena ini juga terjadi di mata uang banyak negara, bahkan negara maju pun ikut mengalami pelemahan serupa.

"Bukan rupiah sendiri yang melemah, hampir semua mata uang melemah, semua merah, bahkan negara-negara maju lainnya juga mengalami pelemahan, hanya Jepang dan Swiss yang menguat," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com