IHSG Anjlok Gara-gara Corona, Bos OJK: Tidak Perlu Panik!

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 13 Mar 2020 13:30 WIB
Wimboh Santoso
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso meminta pelaku pasar tidak panik atas anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) imbas virus corona (Covid-19) yang menghantam sektor perekonomian.

IHSG dari awal tahun sudah turun 26% karena kepanikan pelaku pasar. Wimboh mengimbau, khususnya pengusaha yang yang memiliki portofolio di pasar modal tidak panik.

"Saya imbau kepada pengusaha, terutama yang punya portofolio di pasar modal, tidak perlu ikut-ikutan panik. Karena ini Indonesia, kita coba yang terbaik, berbagai hal kita lakukan, dan agar dampaknya bisa minimal," kata dia di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).

Dia menjelaskan pihaknya memiliki protokol yang transparan terkait apa saja yang akan dilakukan jika IHSG kembali anjlok. Pihaknya melakukan antisipasi bersama Bursa Efek Indonesia (BEI).

Lanjut Wimboh, anjloknya IHSG dipengaruhi hal serupa yang terjadi di pasar modal sejumlah negara. Kondisi di negara-negara tersebut mempengaruhi kinerja indeks saham dalam negeri

"Jadi, kalau penyebab turunnya indeks di pasar modal ini karena sentimen negatif, dan ini merupakan juga karena semua pasar modal di seluruh dunia berkaitan," lanjutnya.

Pemerintah hari ini pun mengumumkan paket stimulus untuk meredam dampak negatif virus corona ke ekonomi. Harapannya dunia usaha bisa kembali bergerak dan bisa memberi sentimen positif terhadap pasar modal.

"Kita tidak bisa menunggu dan menghindari dampak dari corona virus. Yang bisa kita lakukan memberikan ruang bagi para pelaku pengusaha untuk bisa berusaha dan tentunya mempunyai nafas yang panjang, untuk sambil menunggu agar corona virus cepat selesai," tambahnya.



Simak Video "Buntut Corona, SoftBank Jual 198 Juta Lembar Saham"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/fdl)