IHSG: Bye-bye Level 4.000

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 20 Mar 2020 09:06 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan hari ini konsisten bergerak di teritori negatif berbarengan dengan ledakan yang terjadi di Sarinah, Thamrin, Jakarta pusat, siang tadi.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini kembali dibuka negatif. IHSG terkoreksi 101 poin (2,4%) ke level 4.003.

Tak berapa lama, IHSG kemudian turun 108 poin (2,6%) dan meninggalkan level 4.000 ke 3.997. Sedangkan indeks LQ45 turun 35 poin (5,8%) ke level 576.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini menyentuh level Rp 15.950.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 20,087.19 (+0.95%), NASDAQ ditutup 7,150.58 (+2.30%), S&P 500 ditutup 2,409.41 (+0.47%).

Bursa saham US ditutup menguat terbatas. Peningkatan ini hanya bersifat sementara karena mayoritas investor masih dalam keadaan panik dan terus mencari likuiditas di pasar modal. Peningkatan juga didukung oleh sentimen dari ECB yang akan mengucurkan dana sebesar EUR750 bn untuk membeli aset keuangan yang ada di dalam Eropa hingga akhir tahun 2020.

Bursa saham di Asia dibuka menguat, dimana Australia dan Kospi dibuka melompat ke level 3%. Bursa Jepang tutup karena ada libur nasional. Investor menanti data Loan Prime Rate dari China yang akan diumumkan pada hari ini.

Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak positif. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 libur
  • Indeks Hang Seng naik 739 poin ke 22.448
  • Indeks Shanghai menguat 28 poin ke 2.730
  • Indeks Strait Times bertambah 35 poin ke 2.346


Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/ang)