Mau Beli Surat Utang Pemerintah? Untungnya 6,40% Nih

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 12 Jun 2020 09:23 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan masih terus bergerak untuk kembali bangkit ke teritori positif. Pelaku bisnis brokerage pun optimis, perdagangan saham akan kembali bergairah ke arah positif.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan akhirnya mengumumkan rincian surat berharga negara (SBN) ritel yaitu obligasi negara ritel seri ORI17. Rencananya pemerintah akan menerbitkan instrumen investasi ini pada 15 Juni 2020.

Surat utang yang ditawarkan secara online (e-SBN) ini memiliki tingkat kupon sebesar 6,40% fixed rate. Periode registrasi setiap saat pada mitra distribusi yang telah ditetapkan. Sedangkan masa penawaran ditetapkan pembukaan pada 15 Juni 2020 pukul 09.00 WIB dan penutupan pada 9 Juli pukul 10.00 WIB.

"Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI17 saat ini sudah dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 25 mitra distribusi yang telah ditetapkan," tulis keterangan DJPPR yang dikutip, Jumat (12/6/2020).

Tanggal penetapan hasil penjualan pada 13 Juli 2020, sementara tanggal setelmen pada 15 Juli 2020. Tanggal jatuh tempo ORI17 ini pada 15 Juli 2023. Bagi yang berminat, bisa menyiapkan uang minimal Rp 1 juta karena nominal tersebut sebagai batas minimum pemesanan, sedangkan maksimum pemesanan Rp 3 miliar.

Adapun holding period ditetapkan dua periode pembayaran kupon dan dapat dipindahbukukan mulai tanggal 15 September 2020. Pembayaran kupon ditetapkan tanggal 15 setiap bulan, dan pembayaran kupon pertama kali pada 15 Agustus 2020.

Proses pemesanan pembelian ORI017 secara online dilakukan melalui empat tahap yaitu registrasi atau pendaftaran. Lalu tahap pemesanan, disusul tahap pembayaran dan terakhir setelmen atau konfirmasi. Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan mitra distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN.

Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya telah memahami Memorandum Informasi ORI017 yang dirilis pada tanggal 15 Juni 2020 dan dapat diakses di landing page pada tautan www.kemenkeu.go.id/ori.

Selanjutnya
Halaman
1 2