Ini Profil Komisaris Baru BEI

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 30 Jun 2020 17:30 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Hari ini Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) guna mengangkat deretan komisaris untuk periode 2020-2023. Di antara deretan komisaris BEI yang diangkat terdapat nama-nama baru, salah satunya Pandu Patria Sjahrir.

Pandu merupakan anak dari Ekonom Sjahrir sekaligus keponakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Dia juga lebih dikenal sebagai Direktur PT Toba Bara Sejahtra Tbk dan juga Ketua Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI).

Belakangan ini juga terungkap, ternyata Pandu juga tengah asik berkecimpung di dunia ekonomi digital. Dia aktif menjadi investor bagi perusahaan-perusahaan startup.

Lewat perusahaan besutannya Indies Capital dan AC Ventures sudah menyuntikan modal kurang lebih ke 70 perusahaan startup, nilai investasinya bisa mencapai US$ 100 juta. Beberapa startup yang didanai oleh Pandu melalui AC Ventures adalah WarungPintar, Wahyoo, Aruna, Waste4Change, Xurya, Paxel, Akseleran.

Dia juga diketahui sebagai Presiden Komisaris SEA Group (dulunya Garena) untuk wilayah Indonesia yang menaungi Shopee. Pandu juga diketahui sebagai salah satu anggota Dewan Komisaris Go-Jek.

Selain itu ada 2 nama baru lainnya dalam daftar komisaris BEI tersebut seperti Heru Handayanto. Dia merupakan direktur di PT Mandiri Sekuritas sejak 3 Januari 2017. Memiliki pengalaman hampir 20 tahun di pasar modal dan malang melintang di perusahaan sekuritas seperti PT Danareksa, PT CIMB Securities Indonesia dan PT MNC Securities.

Kemudian ada Karman Pramuhardjo yang saat ini merupakan presiden direktur di PT Profindo Sekuritas Indonesia. Sebelumnya pernah menjabat sebagai CFO & Operation Director at PT Trimegah Securities Tbk (TRIM).

Kemudian untuk posisi Komisaris Utama kembali diduduki oleh John A. Prasetio. Dia telah menduduki posisi ini sejak Juni 2017. Selain di BEI dia juga menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dan Senior Advisor Crowe Indonesia.

Kemudian ada Mohammad Noor Rachman Soejoeti yang juga masih mengisi posisi sebagai komisaris BEI yang diangkat melalui RUPSLB pada 28 Oktober 2018.



Simak Video "Buka Perdagangan Saham 2020, Jokowi Bersyukur Kalahkan China"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)