Calon Ditendang, 3 Saham Ini Dipantau Ketat BEI

Danang Sugianto - detikFinance
Sabtu, 11 Jul 2020 10:00 WIB
Karyawan mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (29/09/2014). IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan. Indeks itu ditutup pada level 5.142,01 atau rebound 0,18%,Sektor keuangan menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 0,77%.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali berencana melakukan bersih-bersih papan perdagangan. Saham-saham yang tidak layak diperdagangkan akan ditendang.

Pada dasarnya setiap saham yang sudah dijatuhi suspensi atau dibekukan selama lebih dari 2 tahun akan dihapus dari papan perdagangan secara paksa atau force delisting. Meskipun ada beberapa faktor lain juga yang mempengaruhi.

Setidaknya saat ini ada 3 saham tengah dipantau PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berpotensi kena delisting.

Direktur Penilaian Perusahaan Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menerangkan, berdasarkan Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa, apabila perusahaan tercatat disuspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir.

Saat ini ada 3 saham yang sudah disuspensi selama 2 tahun, ketiga saham itu di antaranya PT Cakra Mineral Tbk (CKRA), PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) dan PT Sugih Energy Tbk (SUGI).

"Bursa sedang dalam proses monitoring atas progres yang telah dilakukan oleh manajemen Perusahaan Tercatat termasuk PT Cakra Mineral Tbk (CKRA), PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS), PT Sugih Energy Tbk (SUGI)," kata Nyoman kepada media, Jumat (10/7/2020).

Lalu ada apa dengan 3 saham tersebut?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "BEI Hentikan Short Selling!"
[Gambas:Video 20detik]