Gawat! Investor Diincar Pembobol Rekening Saham

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2020 15:57 WIB
Ilustrasi investor saham
Foto: Ilustrasi: Luthfi Syahban
Jakarta -
"Pada umumnya sasaran utama para penipu adalah membobol akun para investor. Mereka ini mengincar username, password dan secure PIN"Paramita Sari Head of Marketing IPOT dari PT Indo Premier Sekuritas

Pandemi wabah COVID-19 yang membatasi ruang gerak masyarakat, mendorong seluruh aktivitas jadi serba online, termasuk kegiatan jual beli saham.

Tapi seiring dengan hal itu, penipuan secara online juga semakin meningkat. Penipuan secara online juga mengintai para investor saham. Hal itu diendus oleh PT Indo Premier Sekuritas.

"Pada umumnya sasaran utama para penipu adalah membobol akun para investor. Mereka ini mengincar username, password dan secure PIN yang sebenarnya sifatnya pribadi atau personal," Head of Marketing IPOT dari PT Indo Premier Sekuritas, Paramita Sari dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2020).

Pihaknya pun mengingatkan para investor yang menjadi investor Indo Presmier untuk selalu menjaga kerahasiaan username, password, secure PIN, dan data pribadi penting lainnya. Data-data ini sifatnya rahasia dan pribadi atau personal.

"Jangan pernah pula memberikan data-data personal ini kepada siapa pun, apalagi mentransfer sejumlah uang ke oknum-oknum penipu yang mengatasnamakan Indo Premier. Investor Saham wajib menjaga informasi pribadi ini," tambahnya..

Ia menegaskan Indo Premier tidak pernah meminta data-data personal ini untuk alasan apa pun. Jadi, jangan pernah memberikan username dan PIN kepada siapa pun, termasuk mereka yang mengaku-ngaku dari Indo Premier.

Paramita memberikan tip aman investasi saham dari penipu. Pertama, jangan pernah percaya pada orang-orang yang tiba-tiba menghubungi dan mengaku-ngaku pegawai resmi Indo Premier.

Kedua, menghubungi langsung call center resmi dan channel daring lainnya seperti email dan medsos resmi saat mengalami kendala atau masalah. Ketiga, melindungi kerahasiaan identitas: username, password, secure PIN, dan data pribadi penting lainnya.

"Yang kini perlu untuk diwaspadai adalah modus baru penipu melalui akun-akun medsos palsu yang mengatasnamakan Indo Premier," tuturnya.

Terkait dengan akun medsos ini, pesannya, investor saham dan calon investor diminta bergabung dan berkonsultasi dengan akun medsos resmi Fans Page Facebook, Instagram, Twitter dan Telegram yang biasanya ditandai dengan centang (ceklis) biru, bukan lewat akun-akun palsu yang mengatasnamakan Indo Premier. Apalagi, akhir-akhir ini marak akun-akun palsu yang mengincar nasabah yang abai dengan hal ini.



Simak Video "Bobol 7 ATM, Pria Ini Diciduk Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)