Mengintip Kinerja Emiten Ritel Selama Pandemi

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 31 Jul 2020 13:45 WIB
Logo Unilever
Foto: Getty Images/Emanuele Cremaschi
Jakarta -

Salah satu peritel raksasa, Unilever Indonesia (Persero) Tbk mencatat penjualan bersih Rp 21,77 triliun pada semester I-2020 (un-audited). Angka tersebut menunjukkan peningkatan 1,5% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Berdasarkan keterangan resmi yang dikutip detikcom, Jumat (31/7/2020), angka tersebut didongkrak oleh pertumbuhan penjualan domestik selama pandemi Corona sebesar 1,6%. Sementara, penjualan domestik ritel juga tumbuh 2,4%.

Adapun kategori produk Unilever yang menunjukkan peningkatan selama pandemi ialah produk kebersihan, kesehatan, makanan, dan minuman.

Sementara, penjualan produk di unit Unilever Foods Solution (UFS), unit B2B Perseroan, yang konsumen utamanya adalah hotel, restoran, dan kafe mengalami tekanan akibat tutupnya berbagai kegiatan industri hospitality dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain itu, pandemi Corona ini juga berdampak pada biaya operasional perseroan yang bertambah. Hal itu disebabkan oleh bertambahnya pengeluaran untuk biaya kesehatan dan keamanan (suplemen, masker, PCR test) dalam masa pandemi ini.

Biaya tambahan tersebut diperlukan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan karyawan serta memastikan keberlangsungan bisnis dan pemenuhan kebutuhan produk bagi konsumen.



Simak Video "Dukungan Unilever untuk Indonesia Sehat dan Sejahtera"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)