Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$ 135 Miliar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 07 Agu 2020 12:53 WIB
Melanjutkan tren positif sejak Selasa kemarin, nilai tukar rupiah menguat melawan dolar AS.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia periode akhir Juli 2020 sebesar US$ 135,1 miliar. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengungkapkan angka ini meningkat dibandingkan posisi akhir Juni 2020 sebesar US$ 131,7 miliar.

"Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," kata Onny dalam siaran pers, Jumat (7/8/2020).

BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Peningkatan cadangan devisa pada Juli 2020 antara lain dipengaruhi oleh penerbitan global bond dan penarikan pinjaman pemerintah.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi," jelas dia.



Simak Video "Cadangan Devisa Indonesia Menggemuk di Januari"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)