Pengangguran Diklaim Turun, Kok Bursa AS Nggak Bergairah?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2020 21:22 WIB
Gedung saham New York atau yang dikenal sebagai Bursa Saham Wall Street
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Indeks S&P 500 dan Dow Jones mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan pada hari Kamis. Padahal klaim pengangguran yang turun di Amerika Serikat turun.

Pelaku pasar melihat penurunan klaim pengangguran kemungkinan karena berakhirnya suplemen pengangguran mingguan US$ 600 yang membuat beberapa orang enggan mengajukan klaim.

Dikutip dari Reuters, Kamis (13/8/2020), Dow Jones Industrial Average turun 54,33 poin, atau 0,19%, pada pembukaan menjadi 27.922,51.

Sementara itu S&P 500 dibuka lebih rendah 7,40 poin, atau 0,22%, pada level 3.372,95.

Di sisi lain, Nasdaq Composite naik 14,62 poin, atau 0,13%, menjadi 11.026,86 pada saat pembukaan.

Jumlah orang Amerika yang mencari tunjangan pengangguran turun di bawah satu juta minggu lalu untuk pertama kalinya sejak dimulainya pandemi COVID-19 di Amerika Serikat.

Kemungkinan hal ini disebabkan oleh berakhirnya suplemen pengangguran mingguan sebesar US$ 600 sehingga membuat beberapa orang enggan mengajukan klaim.

Klaim awal untuk tunjangan pengangguran di Amerika Serikat mencapai 963.000 orang yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir pada 8 Agustus. Jumlah ini turun dibanding dengan data pada pekan sebelumnya yang mencapai 1,191 juta orang menurut Departemen Tenaga Kerja AS.

Angka tersebut mencapai level terendah sejak pertengahan Maret, ketika otoritas AS mulai menutup bisnis yang tidak penting untuk memperlambat penyebaran virus Corona.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters sendiri, memperkirakan akan 1,12 juta klaim pengangguran di pekan terakhir.



Simak Video "Wall Street Ikut 'Terinfeksi' Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)