Jumlah Pasien Positif Corona Melonjak Terus, IHSG Kalang Kabut

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 24 Sep 2020 09:51 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi tadi langsung jatuh ke zona merah. Jumlah pasien positif Corona yang terus melonjak jadi sentimen negatif.

"Pergerakan masih akan dibayangi kecemasan akan resesi serta tingginya kasus COVID-19 secara harian yang telah menembus 4.000 kasus baru per hari," tulis riset Artha Sekuritas Indonesia, Kamis (24/9/2020).

Indeks acuan itu diperkirakan tidak akan menyentuh zona hijau sepanjang hari ini. Secara teknikal IHSG masih bergerak pada tren bearish kuat namun indicator stochastic bergerak mendekati area oversold mengindikasikan rentang pelemahan sudah mulai terbatas.

Pada pembukaan perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melemah 47 poin (0,9%) ke level 4.871. Sementara indeks LQ45 mengalami pelemahan 10 poin ke 743.

IHSG kemudian turun kian dalam. Hingga pukul 09.03 JATS, IHSG telah turun 65 poin (1,3%) ke 4.853.

Anjloknya Wall Street juga akan semakin memperberat langkah IHSG di tengah sentimen resesi ekonomi. Secara teknikal menurut NH Korindo Securities, IHSG sudah terlihat adanya sinyal reversal dari posisi saat ini di area bollinger band bawah serta level RSI yang memasuki area oversold dengan net sell asing lebih sedikit.

"Namun investor akan tetap mewaspadai masih maraknya berbagai sentimen negatif pada IHSG," tulis riset NH Korindo.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/eds)