IHSG Diprediksi Kurang Bergairah Gegara Demo Omnibus Law

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 08 Okt 2020 23:00 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak mendatar pada perdagangan Jumat (9/10). IHSG kurang bergairah karena pelaku pasar saat ini tengah menaruh perhatian pada aksi demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja.

"Kecenderungan sideways menunggu kepastian selesainya demo. Harapan demo cepat selesai dan juga berakhir baik-baik," kata Head of Investment PT Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe kepada detikcom, Kamis (8/10/2020).

Kiswoyo memperkirakan IHSG akan bergerak pada support 5.000 dan resitance pada level 5.100.

"Jadi ini fokus ke masalah demo dulu. Kalau luar cuma fokus ke pemilu USA awal bulan depan," katanya.

Head of Research PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menambahkan IHSG ditutup pada level 5.039,14 atau naik 34,82 poin (0,70%) pada perdagangan saham hari ini. Penguatan IHSG ditopang sektor aneka industri yang naik 1,78%, konsumer 1% dan infrastruktur naik 0,91%.

"Data penjualan eceran yang rilis sedikit lebih baik dari periode sebelumnya dan perkiraan menjadi salah satu faktor optimisme investor akan pemulihan ekonomi di tengah masa pandemi," katanya.

Dia memperkirakan, penguatan IHSG bakal berlanjut dengan support 4.990 dan resistance 5.061.

"Sehingga kami perkirakan IHSG berpotensi menguat dengan support resistance 4.990-5.061," ujarnya.

(acd/hns)