'Contekan' Buat Perdagangan Saham Besok

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 11 Okt 2020 19:03 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pasar modal Indonesia sepanjang pekan ini berada di zona positif. Selama 5 hari berturut-turut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat. Apakah tren positif ini akan berlanjut?

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee menilai tren positif itu tidak akan berlanjut minggu depan. Sebab sederet sentimen negatif bermunculan, termasuk yang menjadi akar masalah seluruh dunia saat ini kasus COVID-19 yang masih terus bertambah.

"Seluruh dunia termasuk Indonesia masih menghadapi peningkatan kasus Covid 19. Beberapa negara menghadapi ancaman gelombang kedua menjelang musim dingin. PSBB Total di DKI Jakarta tidak terlalu efektif menekan angka kasus baru COVID-19 dan sebaiknya dihentikan. Pasar mencerna dengan seksama perkembangan politik di Amerika Serikat," ucapnya seperti ditulis Minggu (11/10/2020).

Salah satu sentimen positif adalah UU Omnibus Law Cipta Kerja yang akan memberikan sentimen positif ke berapa sektor saham. Untuk IHSG dia memprediksi cenderung melemah selama sepekan ke depan.

"IHSG berpeluang konsolidasi melemah dengan support di level 5.001 sampai 4.881 dan resistance di level 5.099 sampai 5.187," terangnya.

Sementara Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG pada perdagangan Senin besok akan cenderung menguat dalam rentang 4.889-5.123.

"Pola gerak IHSG hingga saat ini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan rentang gerak yang cukup terbatas, masih kuatnya fundamental perekonomian Indonesia serta fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang, hari ini IHSG berpotensi bergerak pada zona hijau," terangnya.

William merekomendasikan 8 saham untuk perdagangan besok yakni TLKM, AALI, GGRM, UNVR, ASRI, PWON, SRIL dan WIKA

Sedangkan Analis Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama memberikan 5 rekomendasi saham sebagai berikut:

ADRO, akumulasi beli pada area level Rp 1.110 - Rp 1.120, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.200, Rp 1.365 dan Rp 1.530. Support: Rp 1.075.

ERAA, partial sell pada area Rp 1.605 - Rp 1.625, dengan target harga di level Rp 1.560. Resistance: Rp 1.660.

IMAS, akumulasi beli pada area level Rp 690 - Rp 700, dengan target harga secara bertahap di level Rp 745, Rp 840 dan Rp 940. Support: Rp 670.

MEDC, akumulasi beli pada area level Rp 344 - Rp 354, dengan target harga secara bertahap di Rp 370, Rp 384, Rp 444, Rp 505, Rp 560 dan Rp 620. Support: Rp 326.

TOWR, akumulasi beli pada area level Rp 1.015 - Rp 1.025, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.035, Rp 1.055, Rp 1.085, Rp 1.155 and Rp 1.220. Support: Rp 1.015 & Rp 1.000.

(das/dna)