Bisnis Transaksi Saham Dibekukan, Bos Kresna Sekuritas Buka Suara

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 25 Okt 2020 20:22 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengeluarkan surat untuk menghentikan sementara kegiatan usaha PT Kresna Sekuritas. Perusahaan pun buka suara.

Penghentian sementara itu tertuang dalam surat dari Bursa Efek Indonesia (BEI) No: Peng-00048/BEI.ANG/10-2020 perihal Penghentian Sementara Kegiatan Usaha PT Kresna Sekuritas.

"Kami menghormati keputusan dari regulator, dan sampai saat ini kami masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," kata Direktur Utama Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto dalam keterangan tertulis, Minggu (25/10/2020).

Octavianus menegaskan, perusahaan menjamin aset milik nasabah. Oleh karena itu dia menghimbau nasabah tak perlu panik.

"Saat ini, yang dapat kami sampaikan adalah aset nasabah berada dalam keadaan aman, dan nasabah tidak perlu khawatir karena penyimpanan dana/efek nasabah berada di rekening efek di KSEI dan dana/cash nasabah disimpan di RDN masing-masing atas nama nasabah," ucapnya.

"Namun, dengan berat hati, untuk sementara waktu, Perusahaan tidak dapat melakukan aktivitas perdagangan di Bursa," tutup Octavianus.

Pihaknya pun mengucapkan permohonan maaf kepada para nasabah. Para nasabah Kresna Sekuritas diminya dapat menghubungi perusahaan melalui sales masing-masing atau hotline Perusahaan di (021) 2555 7000 atau email di cs@kresnasecurities.com.

Sebelumnya diberitakan, kegiatan usaha Kresna Sekuritas dihentikan sementara oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini dilakukan karena Kresna Sekuritas dianggap tidak menindaklanjuti teguran yang diberikan oleh regulator.

OJK menyebut Kresna Sekuritas memiliki sejumlah pelanggaran dalam menjalankan usahanya. Mulai 23 Oktober 2020 OJK melarang Kresna Sekuritas untuk menjalankan kegiatan usaha sebagai penjamin emisi efek atau perantara pedagang efek hingga perseroan melakukan perbaikan menyeluruh atas temuan tersebut.

(das/dna)