Biden di Ambang Kemenangan Bikin IHSG Strong

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 05 Nov 2020 11:13 WIB
Di hari pertama puasa Ramadan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa lanjutkan penguatan dengan kenaikan tipis 2 poin. Investor asing masih terus melepas saham. Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 2,210 poin (0,04%) ke level 4.947,963. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,563 poin (0,07%) ke level 850,740. Rengga Sancaya/dettikcom.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai merespons positif hasil sementara Pilpres AS 2020. IHSG hingga pukul 10.30 waktu JATS tercatat naik 1,94% ke posisi 5.204

Analis Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan jika pemenang Pilpres AS merupakan harapan banyak investor akan menjadi katalis positif bagi pasar modal. Menurutnya harapan itu ada pada Joe Biden.

"Jika Biden menang bisa jadi positif karena pelaku pasar sepertinya lebih ke condong Biden karena dinilai tidak seekstrim Trump yang suka kegaduhan," tuturnya saat dihubungi detikcom.

Menurut data Associated Press hasil sementara Biden mendapatkan 264 suara sedangkan Trump 214.

"Kenaikan IHSG pagi merespon vote yang sepertinya Biden berpotensi memenangi pemilu kali ini, karena Biden hanya butuh 6 poin untuk menang," ucapnya.

Meski begitu, para investor melihat ada satu kesamaan Biden dengan Trump. Biden juga terlihat condong ke produk dalam negerinya dan menyerukan anti produk China. Hal itu juga kemungkinan perang dagang dengan China akan berlanjut.

"Tapi mungkin jangka pendek. Mungkin bisa saja tetap berlanjut perang dagang AS-China, tapi saya rasa tidak separah seperti Trump," tuturnya.