IHSG Diprediksi Menguat Awal Pekan, tapi...

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 08 Nov 2020 18:34 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini ditutup di zona merah. IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan hari ini.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bursa saham Indonesia dinilai akan menguat awal pekan depan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan positif menyambut kemenangan calon Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Pilpres AS 2020.

"Pasar saham dunia termasuk Indonesia diawal pekan mungkin menguat menyambut kemenangan Biden," ungkap Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee dalam analisnya yang dikutip Minggu (8/11/2020).

Meski begitu, Hans memprediksi kenaikan ini tidak bertahan lama. Pasalnya, pasar kemungkinan rawan mengalami aksi ambil untung oleh para pelaku pasar.

Di tengah kenaikan nilai yang tinggi, nantinya pelaku pasar akan langsung melakukan aksi jual sahamnya demi mengunci keuntungan.

"Tetapi sesudah itu sangat rawan mengalami aksi profit taking akibat kenaikan yang banyak pada minggu lalu. Selain itu potensi sengketa politik di AS membawa peluang pelaku pasar melakukan aksi ambil untung," kata Hans.

Hans memprediksi IHSG paling tinggi akan berada di level 5.381. Rincinya, dia memprediksi resistance IHSG di level 5.381-5.500 dan support IHSG di level 5.246-5.161.

Seperti diketahui, capres Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden akhirnya memenangkan pemilihan presiden AS 2020. Biden menang usai meraup 290 electoral votes.

(das/dna)