Airbnb Mau Jual Saham Perdana di Tengah Pandemi

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 17 Nov 2020 11:08 WIB
Aplikasi berbagi Airbnb.
Foto: (iStock)
Jakarta -

Airbnb bakal melantai di bursa saham Amerika Serikat (AS) meski perekonomian dunia sedang terhantam pandemi COVID-19. Perusahaan telah mengajukan dokumen penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) kepada regulator AS.

Mengutip CNN, Selasa (17/11/2020), Airbnb melaporkan telah membukukan laba sebesar US$ 219 juta pada kuartal III-2020 dari pendapatan US$ 1,34 miliar. Laba tersebut turun sedikit dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar US$ 227 juta.

Hingga semester I-2020, perusahaan yang mengoperasikan platform tempat penginapan ini rugi US$ 916 juta dengan pendapatan sebesar US$ 1,18 miliar.

Prospek IPO Airbnb muncul di tengah pandemi COVID-19 yang semakin tinggi di AS.

"Selama kuartal IV-2020, gelombang kasus infeksi COVID-19 muncul lagi," tulis dokumen yang diajukan.

Rencana Airbnb ini sudah ada sejak 2019, perusahaan mengumumkan rencananya sebagai perusahaan terbuka mulai tahun 2020 meski pandemi COVID-19 telah menghancurkan banyak bisnis khususnya industri transportasi dan turunannya.

Pada bulan Juni, CEO Airbnb Brian Chesky mengatakan bahwa dia masih terbuka untuk membuat debut di indeks utama Wall Street. "Kami akan tetap membuka opsi kami," katanya.

(hek/ara)