'Terbakar' Seharian, IHSG Ditutup di Level 5.810

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 04 Des 2020 15:55 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini ditutup merah. IHSG turun 12 poin (0,21%) ke level 5.810. Kasus positif COVID-19 yang tembus rekor hingga 8.369 dalam sehari pada Kamis kemarin jadi sentimen negatifnya.

Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) sore ini berada di level Rp 14.130.

Pada pra perdagangan, IHSG sudah berada di zona merah dengan turun 2 poin (0,04) ke level 5.820. IHSG masih betah di zona merah hingga perdagangan resmi dibuka.

Di pembukaan perdagangan pukul 09.00 JATS, IHSG turun 3 poin (0,05%) ke level 5.819. Sementara indeks LQ45 juga ikut merah dengan turun tipis 0,8 poin (0,10%) ke level 920.

Hingga penutupan perdagangan IHSG masih berada di zona merah. Seharian di zona merah, IHSG ditutup turun 12 poin (0,21%) ke level 5.810. Sementara indeks LQ45 turun 4 poin ke level 916.

Secara teknikal pergerakan IHSG masih berada dalam trend bullish. Namun ada potensi koreksi melihat saat ini berada di area overbought. Investor masih akan mencermati perkembangan terkait stimulus. Dari dalam negeri masih minim sentiment dari data perekonomian. Selain itu kian tingginya kasus COVID-19 cukup mencemaskan bagi para investor.

Sementara itu, bursa saham AS ditutup bercampur meskipun data klaim pengangguran dilaporkan menurun pada level 712,000 di bawah ekspektasi analis di level 775,000. Namun investor merasa jumlah pengangguran yang tidak lagi menurun di level 6.8% pada bulan November 2020 disebabkan oleh meningkatnya jumlah kasus COVID-19 yang terus meningkat di AS.

Hal tersebut dapat mendorong jumlah pengangguran lebih besar lagi bila angka penularan tidak segera menurun. Bursa saham Asia dibuka bercampur setelah investor mendengar kabar bahwa Pfizer hanya akan mengirimkan setengah dari vaksin COVID-19 dari yang telah direncanakan karena masalah rantai pemasokan.

Sedangkan bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak di zona hijau. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

Indeks Nikkei turun 58 poin ke 26.751
Indeks Hang Seng naik 107 poin ke 26.835
Indeks Shanghai naik 2 poi ke 3.444
Indeks Strait Times naik 15 poin ke 2.837

(fdl/fdl)