Tren Positif, Peluang Cuan Investasi Reksa Dana Harus Dilirik

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Rabu, 16 Des 2020 17:39 WIB
ilustrasi bursa
Foto: shutterstock
Jakarta -

Tren positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga kini masih terus berlanjut setelah kembali berada di zona hijau pada pekan lalu. Bahkan, sebelumnya IHSG tercatat berhasil menguat hingga 2,20% dalam pekan yang berakhir 11 Desember 2020 kemarin.

Kinerja positif IHSG tersebut turut memberikan dampak positif bagi seluruh jenis Reksa Dana. Berdasarkan laporan PT Infovesta Utama Senin (14/12), kinerja Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Campuran mencatatkan imbal hasil positif masing-masing sebesar 2,03% dan 0,96%.

Selanjutnya, kinerja Reksa Dana Pendapatan Tetap juga mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 0.46% dan kinerja Reksa Dana Pasar Uang tercatat positif sebesar 0.09%. Kemudian, Obligasi Pemerintah mengalami kenaikan sebesar 0.36% dan Obligasi Korporasi mengalami kenaikan sebesar 0.08%.

Diberitakan detikcom beberapa waktu lalu, Direktur Sucor Asset Management Jemmy Paul Wawointana dalam acara diskusi BizInsight online yang diadakan oleh Bank Commonwealth mengaku optimis reksa dana akan menjadi primadona investasi ke depannya.

Menurutnya, industri reksa dana masih akan terus berkembang melihat tren pertumbuhan jumlah investor baru yang semakin meningkat dan bertambah meleknya masyarakat terhadap produk-produk reksa dana, terutama pada kalangan milenial.

Menurut Jemmy, pasar modal dikenal sebagai salah satu leading economic indicator sehingga pergerakan pasar modal cenderung akan mengikuti perubahan pandangan dan ekspektasi pada pertumbuhan ekonomi dan bisnis kedepannya.

Di sisi lain, Jemmy menambahkan, pertumbuhan NAB (Nilai Aktiva Bersih) reksa dana seperti pasar uang dan pendapatan tetap masih tinggi. "Dalam kondisi pasar saat ini investor cenderung beralih ke reksa dana dengan profil risiko yang konservatif," jelasnya.

Sebagai informasi,untuk investasi di reksa dana saat ini juga terbilang mudah dan murah. Ada marketplace yang menyediakan penjualan reksa dana dengan harga yang terjangkau, salah satunya adalah Tokopedia.

Di Tokopedia Reksa Dana, kamu bisa memulai berinvestasi hanya dengan Rp 10 ribu. Dana tersebut dikelola oleh Manajer Investasi profesional dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Tokopedia bekerja sama dengan Bareksa sebagai agen penjual efek reksa dana (APERD).

Terdapat dua produk reksa dana yang ditawarkan Tokopedia, yaitu Mandiri Pasar Uang Syariah (MPUSE) dan Syailendra Dana Kas (SDK). Kamu bisa menginvestasikan dana di Tokopedia setelah terverifikasi 1x24 jam dengan mengisi formulir Tokopedia Reksa Dana secara online.

Pembelian unit reksa dana dapat dilakukan dengan berbagai metode pembayaran yang ada di Tokopedia. Kamu juga dapat memantau pergerakkan keuntungan investasi secara harian usai unit yang dibeli sudah diproses oleh manajer investasi.

Di dalam Tokopedia Reksa Dana, ada juga fitur dana impian. Fitur ini bisa dimanfaatkan untuk memilih jangka waktu dan impian apa yang mau dicapai untuk kemudian akan dibantu direalisasikan. Fitur ini akan mengingatkan besaran dana investasi yang harus disisihkan tiap bulan agar impian tersebut tercapai.

Dengan kemudahan dan fitur-fitur unggulan yang disediakan Tokopedia Reksa Dana, kamu bisa tetap cuan di masa krisis akibat pandemi ini. Selain itu, kamu sudah menyiapkan perencanaan keuangan untuk masa depan.

(ega/ega)