Saham Indosat Dibekukan di Tengah Kabar Merger dengan Tri

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 28 Des 2020 10:34 WIB
Indosat, Kota Digital Indonesia
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Indosat Tbk (ISAT) pada 28 Desember 2020. Saham ISAT dihentikan sementara karena peningkatan harga yang signifikan.

Otoritas bursa menghentikan perdagangan dalam rangka cooling down.

"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Indosat Tbk (ISAT), dalam rangka cooling down, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Indosat Tbk (ISAT), pada perdagangan tanggal 28 Desember 2020," kata Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy dalam keterbukaan informasi, Senin (28/12/2020).

Penghentian sementara perdagangan saham ISAT tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai. Tujuannya, untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham ISAT.

"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan," ujarnya.

Sebagai informasi, belakangan Indosat dikabarkan merger dengan Tri. Perusahaan global CK Hutchison Holdings Ltd Hong Kong, yang memiliki Tri Indonesia dikabarkan sedang mendekati kesepakatan dengan QPSC Ooredoo Qatar.

"CK Hutch sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk menggabungkan bisnis telekomunikasi Indonesia dengan PT Indosat," kata sumber Bloomberg seperti dikutip Selasa (22/12/2020).

(acd/eds)