Bisnis ANTV Selamat Berkat Emak-emak Doyan Nonton Drama India

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 30 Des 2020 13:12 WIB
Remote  Kontrol TV.  dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi/Foto: dikhy sasra
Jakarta -

Seperti perusahaan lainnya, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) mengalami penurunan kinerja yang cukup dalam di tahun pandemi ini. Namun pemilik stasiun TV ANTV itu terselamatkan berkat sinetron India yang menjadi andalan perusahaan.

Hingga kuartal III-2020 pendapatan perusahaan mengalami penurunan 21,3% dari tahun sebelumnya Rp 1,15 triliun menjadi Rp 908,4 miliar. Perusahaan pun mengalami rugi bersih Rp 143,6 miliar.

Meski begitu perusahaan melakukan efisiensi besar-besaran. Beban program dan penyiaran berhasil ditekan 23,8% dari Rp 591 miliar menjadi Rp 450 miliar, serta beban umum dan administrasi turun 35,5% dari Rp 472,9 miliar menjadi Rp 304,8 miliar.

"Jadi top line hampir semua pemain mengalami penurunan, termasuk ANTV, Tapi cost kita turun lebih besar dari penurunan revenue, sehingga EBITDA kita tumbuh sampai 70%," kata Direktur Utama MDIA Arief Yahya dalam paparan publik virtual, Rabu (30/12/2020).

Perusahaan menekan beban program dan penyiaran salah satunya dengan menjalankan program yang lebih murah. Misalnya dengan menayangkan kembali drama India Jodha Akbar dan Mahabharata. Sinetron asing yang sudah pernah ditayangkan pada 2013 itu ternyata masih cukup menarik perhatian pemirsa ANTV.

"Kami menayangkan program yang jauh lebih murah, yang secara audience-nya diminati oleh masyarakat," kata Direktur MDIA Ahmad Zulfikar.

Drama India memang masih menjadi andalan ANTV. Wajar saja, stasiun TV ini cukup kuat di di luar Jakarta.

Share channel ANTV paling besar di Denpasar sebesar 23,8, Makassar 23, Palembang 17,2, Medan 12,7, Surabaya 22,4 dan seterusnya. Sedangkan di Jakarta share channel ANTV hanya 4,8% dengan penjualan yang turun 6,2%.

Penonton ANTV juga ternyata didominasi oleh kategori ibu-ibu. Menurut hasil riset Roy Morgan ANTV paling besar menggaet pemirsa kalangan ibu rumah tangga, kemudian ibu dengan anak usia rentang 0-5 tahun dan 12-15 tahun.

(das/ara)