Menanti Pengumuman The Fed, S&P & Nasdaq Tergelincir

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 27 Jan 2021 08:34 WIB
Pusat bisnis di New York, Wall Street terlihat kosong melompong sebagai dampak
 pandemi Covid-19, Minggu (29/3/2020).
Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Jakarta -

Indeks S&P dan Nasdaq tergelincir dari rekor level pada penutupan perdagangan Selasa (26/1). Hal itu dikarenakan investor mencerna serangkaian laporan pendapatan perusahaan dan menanti pengumuman kebijakan dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS)/Federal Reserve (The Fed) pada hari ini.

Dilansir dari Reuters, Rabu (27/1/2021), indeks Dow Jones Industrial Average turun 22,96 poin atau 0,07% menjadi 30.937,04, S&P 500 kehilangan 5,74 poin atau 0,15% menjadi 3.849,62, dan Nasdaq Composite turun 9,93 poin atau 0,07%, menjadi 13.626,07.Untuk Nasdaq, penurunan itu menjadikannya menghentikan kenaikan beruntun lima sesi sejak awal November.

Kenaikan saham 3M Co hingga 3,26% menjadi salah satu pendorong terbesar di Dow Jones Industrial Average. Saham perusahaan itu naik setelah mendapatkan keuntungan dari biaya yang lebih rendah. Pada saat yang sama, permintaan masker respirator sekali pakai, pembersih tangan, dan kacamata pengaman juga naik di tengah lonjakan virus Corona.

Menurut data Refinitiv, 86,9% telah melampaui ekspektasi analis dari 84 perusahaan di S&P 500 yang membukukan laba. Namun beberapa perusahaan menunjukkan bisnis mereka terdampak pandemi.

American Express Co turun 4,13% dan menjadi hambatan terbesar di Dow setelah membukukan penurunan laba kuartalan sebesar 15%, saham Verizon kehilangan 3,17% setelah perusahaan membukukan pendapatan yang melampaui ekspektasi.

"Harapan kami ada kejutan besar positif yang kami lihat pada kuartal terakhir. Risikonya jika ada ekspektasi dan kekecewaan, Anda mendapatkan saham seperti yang dilihat di American Express hari ini semakin terpuruk," kata Tim Ghriskey, Kepala Strategi Investasi di Inverness Counsel New York.

Setelah penutupan, saham Microsoft naik 5,20% karena raksasa teknologi itu mengalahkan perkiraan Wall Street untuk pertumbuhan pendapatan dalam bisnis komputasi awan Azure. Hari ini investor akan memantau pernyataan pejabat The Fed yang akan memulai rapat dewan gubernur. Rapat akan berlangsung selama 2 hari dan diikuti pengumuman suku bunga acuan.

(aid/ara)