4 Saham Ini Dipantau Ketat BEI, Ada Apa Nih?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 11 Feb 2021 10:02 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Ilustrasi/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau ketat pergerakan 4 saham emiten yang melantai di bursa. Hal ini terjadi setelah adanya pergerakan harga saham di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA) atas 4 emiten tersebut.

Emiten-emiten itu yakni, PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), dan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA). Pengumuman pemantauan ini dirilis berturut-turut pada 8-9 Februari 2021.

Dalam pengumuman yang disampaikan Kepala Divisi Pengawasan Transaksi, Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Irvan Susandy, pergerakan UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Namun, sehubungan dengan terjadinya UMA, saat ini bursa sedang mencermati perkembangan mengenai transaksi saham emiten yang masuk radar pemantauan bursa tersebut.

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," bunyi pengumuman yang dikutip detikcom, Kamis (11/2/2021).

Otoritas bursa mengimbau agar investor memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas konfirmasi bursa, mencermati kinerja emiten tersebut dan keterbukaan informasinya.

Selanjutnya, mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Terakhir, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Mengutip CNBC Indonesia, data perdagangan menunjukkan, saham SBAT turun tajam 6,06% atau menyentuh level auto reject bawah (ARB) dan sepekan terakhir, sahamnya anjlok 27,91%.

Sementara itu, saham PURI juga anjlok 6,48% ke level Rp 505 per saham. Seminggu terakhir ini, saham Puri Global naik 68,33%.

Adapun, saham UFOE dan MINA, masing-masing terkoreksi 2,75% dan 6,67% pada Rabu ini. Kedua saham tersebut dalam sepekan terakhir masing-masing naik sebesar 115% dan 68%.

(hal/ara)